HOLOPIS.COM, JAKARTA – Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery, secara resmi telah mengungkap wujud kendaraan listrik terbaru mereka, Chery QQ3 EV, untuk pasar domestik. Meski peluncuran resminya baru akan dilaksanakan pada 10 Maret mendatang, kendaraan ini telah menarik perhatian publik melalui skema pemesanan awal (pre-book) yang sangat kompetitif.
Dilansir dari Carnewschina, Chery QQ3 EV diproyeksikan akan mengisi segmen mobil listrik entry-level dengan estimasi harga jual di rentang 70.000 hingga 110.000 yuan, atau setara dengan Rp 170 juta hingga Rp 260 juta. Kehadiran model ini dipastikan akan menjadi pesaing langsung bagi kompetitor di kelasnya, seperti Geely EX2.
Chery menerapkan strategi pemasaran yang progresif untuk menarik minat konsumen. Selama masa pre-book, konsumen hanya perlu menyetorkan dana tanda jadi sebesar 99 yuan (sekitar Rp 250 ribu).
Menariknya, bagi konsumen yang melakukan pemesanan di periode ini, nominal tersebut akan dikonversi menjadi potongan harga langsung sebesar 999 yuan (sekitar Rp 2,5 juta) pada saat pelunasan unit.
Secara visual, Chery QQ3 EV mengusung bahasa desain modern yang menonjolkan estetika futuristik. Karakteristik utamanya terlihat pada penggunaan lampu depan dan belakang berbentuk oval berukuran besar, pegangan pintu model semi-tersembunyi (semi-hidden door handles), serta pilar D yang dirancang sedikit miring.
Dari sisi dimensi, kendaraan ini memiliki panjang 4.195 mm, lebar 1.811 mm, dan tinggi 1.569 mm, dengan jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 2.700 mm. Dimensi ini menempatkan QQ3 EV sedikit lebih unggul dalam hal proporsi dibandingkan pesaing utamanya, dengan keunggulan panjang 60 mm dan lebar 6 mm.
Kabin Chery QQ3 EV dirancang dengan fokus pada digitalisasi dan kenyamanan pengguna. Di bagian tengah dasbor, terdapat layar sentuh floating berukuran 15,6 inci yang menjadi pusat sistem infotainment. Performa layar ini didukung oleh chipset Snapdragon 8155 untuk memastikan pengoperasian yang responsif dan tanpa kendala.
Untuk mendukung visibilitas pengemudi, tersedia panel instrumen digital penuh (LD) yang mampu menyajikan informasi berkendara secara akurat. Selain itu, kendaraan ini juga telah dilengkapi dengan asisten suara berbasis kecerdasan buatan (AI) yang terintegrasi, memudahkan pengguna dalam mengontrol berbagai fitur kendaraan hanya melalui perintah suara.
Kenyamanan di dalam kabin semakin ditingkatkan dengan adanya fasilitas tambahan seperti wireless charging pad untuk pengisian daya ponsel tanpa kabel dan dua unit cup holder pada konsol tengah. Menariknya, tata letak tuas transmisi ditempatkan di belakang kemudi dua palang, sehingga ruang pada konsol tengah menjadi lebih maksimal dan lega.
Kendaraan ini menawarkan fleksibilitas performa melalui dua opsi motor listrik penggerak roda belakang (RWD). Varian standar mampu menghasilkan tenaga sebesar 58 kW (78 dk), sementara varian yang lebih tinggi menawarkan output hingga 90 kW (121 dk).
Terkait efisiensi daya, Chery menyediakan dua pilihan kapasitas baterai Lithium Iron Phosphate (LFP), yakni 29,5 kWh dan 41,3 kWh. Berdasarkan pengujian standar CLTC, mobil listrik ini diklaim mampu menempuh jarak antara 310 km hingga 420 km dalam kondisi baterai terisi penuh.
Kehadiran Chery QQ3 EV ini mempertegas komitmen perusahaan dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik global dengan menawarkan kombinasi antara harga yang terjangkau dan teknologi tinggi.


