HOLOPIS.COM, MAKASSAR – Seorang perempuan bernama Dina, di Kota Makassar, videonya viral karena menuding Polsek Rappocini melepas terduga penadah motor curian.
Namun belakangan dia meminta maaf dan mengakui pernyataannya tidak benar.
Ia sebelumnya menuding pelaku yang mencuri motornya dilepas oleh pihak kepolisian bersama penadah. Video tersebut viral di media sosial.
Setelah video itu ramai, Dina dipanggil pihak Polsek Rappocini untuk memberikan klarifikasi atas pernyataannya.
Dari kantor polsek, Dina kemudian dibawa ke Polrestabes Makassar untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait tuduhan tersebut.
Di hadapan polisi, ia diberi penjelasan mengenai duduk perkara pengungkapan kasus curanmor yang menjadi sumber kesalahpahaman.
Usai mendapatkan penjelasan resmi, Dina menyatakan meminta maaf secara terbuka melalui video klarifikasi.
“Saya atas nama Dina dengan sadar ingin mengklarifikasikan pernyataan saya melalui akun TikTok saya,” kata Dina dalam videonya, yang dikutip Holopis.com, Rabu (31/12) malam.
Dina mengaku tindakannya dipicu emosi dan informasi yang tidak lengkap, sehingga membuatnya menyimpulkan hal yang keliru.
Dina menegaskan tuduhan soal motor yang dilepas bersama penadah tidak sesuai fakta yang ia ketahui belakangan.
“Sepeda motor saya yang sudah ditemukan itu tidak benar adanya. Demikian juga pelaku penadahnya belum ditemukan atau melarikan diri,” tuturnya.
Dina lalu meminta maaf kepada masyarakat atas keresahan yang ditimbulkan dari unggahan videonya tersebut.
Secara khusus, ia menyampaikan permintaan maaf kepada Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, yang sebelumnya ia tuduh secara terbuka.
“Saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, utamanya pihak Kapolsek Rappocini,” ucapnya.
Terpisah, Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, membenarkan bahwa pihaknya telah memanggil Dina untuk dimintai klarifikasi.


