Soal Tim Transformasi Reformasi Polri, Chryshnanda : Ini Bentuk Kegiatan Proaktif

0 Shares

JAKARTA – Kalemdiklat Polri sekaligus Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri Chryshnanda Dwilaksana mengatakan terkait pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri, yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Surat Perintah (Sprin) Nomor: Sprin/2749/IX/TUK.2.1./2025, merupakan langkah proaktif untuk mendorong perubahan dan perbaikan dalam tubuh Polri.

“Bahwa memang ini suatu bentuk kegiatan proaktif ya,” ujar Chryshnanda, seperti dikutip Holopis.com dalam kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored, Jumat (26/9).

Menurutnya, pesan yang telah disampaikan oleh Kapolri Listyo Sigit menunjukkan bahwa langkah ini menjadi komitmen Polri untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menjalankan visi reformasi kepolisian, sekaligus memberikan dukungan internal dalam merealisasikan program-program nasional yang menjadi arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Tadi juga disampaikan oleh Bapak Kapolri bahwa ini merupakan suatu bagian kita untuk saling mendukung apa yang menjadi kebijakan atau keputusan Bapak Presiden,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, reformasi tim Polri ini tidak bisa dilakukan sendiri oleh pihak kepolisian. Proses ini memerlukan kolaborasi dan kemitraan dari berbagai pihak yang dapat memberikan dukungan dan masukan konstruktif untuk mendukung langkah ini.

“Karena mau tidak mau dalam mereformasi Polri ini perlu adanya suatu kerja sama, adanya kemitraan kita semua pihak untuk membantu atau bisa memberi masukan,” tuturnya.

- Advertisement -

Selain itu, kata Chryshnanda, pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri ini juga bagian dari upaya membangun dialog peradaban, yang mencerminkan karakter bangsa demokratis guan menguatkan masyarakat sipil dalam proses reformasi.

“Karena ini menurut saya merupakan bagian dari membangun dialog peradaban. Karena ini juga menunjukkan bagian dari bangsa kita yang demokratis dan juga untuk perkuatan atau mendukung civil society,” jelasnya.

Dalam hal ini, ia menjelaskan bahwa polisi memiliki peran utama dalam menjaga nilai kemanusiaan, memastikan keteraturan sosial dalam masyarakat, serta melindungi dan membangun peradaban yang berlandaskan norma dan hukum.

“Karena mau tidak mau polisi ini keutamaannya pada kemanusiaan, keteraturan sosial dan peradaban,” pungkasnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Fitri Handayani
Fitri Handayani
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU