HOLOPIS.COM, LOMBOK TENGAH – Pertamina Patra Niaga mulai memperketat kesiapan layanan energi menjelang MotoGP Mandalika 2026. Sebanyak tujuh SPBU di jalur wisata dan akses menuju sirkuit disiapkan, dengan pasokan BBM diproyeksikan naik hingga 30 persen selama gelaran berlangsung.
MotoGP Mandalika dijadwalkan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 9-11 Oktober 2026. Mobilitas masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha diperkirakan ikut meningkat selama ajang internasional tersebut.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan pemantauan dilakukan mulai dari stok BBM dan LPG, distribusi, hingga pelayanan di SPBU.
“Hal itu kami lakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan pelaku usaha selama penyelenggaraan ajang internasional tersebut tetap terpenuhi,” katanya.
Tujuh SPBU yang disiapkan berada di jalur wisata dan akses menuju kawasan Mandalika.
Rinciannya:
- 3 SPBU di Lombok Tengah
- 2 SPBU di Lombok Barat
- 2 SPBU di Kota Mataram
Pertamina akan menyesuaikan penyaluran berdasarkan pola konsumsi di masing-masing wilayah.
BBM Ditambah hingga 30 Persen
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, Pertamina menyiapkan tambahan pasokan BBM sekitar 20-30 persen di jalur wisata dan akses menuju sirkuit.
Namun, penambahan tersebut tidak dilakukan dengan angka yang sama di seluruh SPBU.
Pertamina akan melihat throughput harian serta perkembangan permintaan di lapangan sebelum menyesuaikan pasokan.
Artinya, stok akan terus dipantau dan ditambah secara dinamis apabila kebutuhan meningkat.
Bukan hanya SPBU yang diperkuat. Dari sisi suplai, Pertamina menyiapkan lima armada kapal untuk mendukung kebutuhan energi di NTB.
Total kapasitas armada tersebut mencapai sekitar 34.400 KL.
Armada yang digunakan terdiri atas kapal tipe Small Tanker II dengan kapasitas sekitar 3.500-6.499 DWT.
Ahad mengatakan kesiapan armada dan pola suplai juga terus dipantau agar distribusi energi bisa mengikuti kondisi di lapangan.


