HOLOPIS.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dari deretan nama tersebut, data LHKPN yang tercatat menunjukkan nilai kekayaan yang cukup beragam, mulai dari miliaran rupiah hingga menembus Rp9 triliun.
Salah satu nama dengan harta kekayaan terbesar adalah Dato’ Sri Tahir. Berdasarkan data LHKPN yang dikutip ANTARA dari sistem KPK, harta kekayaan Tahir tercatat mencapai sekitar Rp9,35 triliun.
Sementara itu, Chairul Tanjung tercatat memiliki harta sekitar Rp7,49 triliun.
Pengangkatan 26 anggota Wantimpres tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 107/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia.
Pratikno ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres merangkap anggota. Posisi Wakil Ketua ditempati Muhammad Hatta Rajasa, sedangkan Muhammad Qodari dipercaya menjadi Sekretaris merangkap anggota.
Deretan anggota lainnya berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari akademisi, tokoh agama, pengusaha, politisi, hingga mantan pejabat pemerintahan dan aparat.
Ada yang Tembus Triliunan
Dari data LHKPN yang tersedia, beberapa anggota Wantimpres tercatat memiliki harta dalam jumlah triliunan rupiah.
Dato’ Sri Tahir menjadi yang tertinggi dalam daftar data yang dicantumkan, dengan harta: Rp9.354.883.428.084 atau sekitar Rp9,35 triliun.
Di bawahnya ada Chairul Tanjung, dengan harta: Rp7.487.982.516.300 atau sekitar Rp7,49 triliun.
Kemudian Muhammad Qodari tercatat memiliki harta sebesar: Rp300.591.467.679 atau sekitar Rp300,59 miliar.
Sementara Bambang Soesatyo memiliki harta sekitar Rp212,17 miliar.
Berikut beberapa data LHKPN anggota Wantimpres yang tercantum:
- Dato’ Sri Tahir Anggota Rp9,35 triliun
- Chairul Tanjung Anggota Rp7,49 triliun
- Muhammad Qodari Sekretaris/Anggota Rp300,59 miliar
- Bambang Soesatyo Anggota Rp212,17 miliar
- Ignasius Jonan Anggota Rp85,31 miliar
- Said Aqil Siroj Anggota Rp50,53 miliar
- Anwar Usman Anggota Rp37,95 miliar
- Budi Gunawan Anggota Rp36,23 miliar
- Soekarwo Anggota Rp36,13 miliar
- Muhammad Hatta Rajasa Wakil Ketua/Anggota Rp30,23 miliar + US$75.092
- Pratikno Ketua/Anggota Rp22,75 miliar
- Salim Segaf Aljufri Anggota Rp9,65 miliar
- Ida Bagus Purwalaksana Anggota Rp8,97 miliar
Data tersebut berasal dari laporan harta kekayaan pada tahun pelaporan yang berbeda. Karena itu, angka tersebut tidak bisa dibaca sebagai nilai kekayaan terkini per 2 Oktober 2026, melainkan sebagai nilai pada laporan LHKPN terakhir yang tercantum.
Ada yang Belum Tercatat
Tidak semua anggota dalam daftar memiliki data harta yang dicantumkan dalam informasi tersebut.
Nama seperti Sinta Nuriyah Wahid, Muhammad Quraish Shihab, Agum Gumelar, Muhammad Anwar Iskandar, Yahya Cholil Staquf, Jusuf Wanandi, Rocky Gerung, Philip Kuncoro Wijaya, Budi Santoso Tanuwibowo, Muhammad Hatta, Jusuf Hamka, Margarito Kamis, dan Jacky Manuputty tercatat tanpa nilai harta dalam daftar tersebut.
Tanda “-” dalam daftar tidak otomatis berarti orang tersebut tidak memiliki harta. Artinya, tidak ada data LHKPN yang dicantumkan dalam sumber tersebut.



