JAKARTA – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan kehadiran robot menjadi gambaran modernisasi Polri. Bahkan ia senang ketika banyak masyarakat yang menaruh antusiasme dengan penampakan robot-robot yang bakal ikut mengisi puncak HUT 79 Polri pada hari Selasa, 1 Juli 2025 besok.
“Antusias masyarakat terhadap demo robot saat gladi Hari Bhayangkara ke-79 di Monas benar-benar luar ekspektasi kami,” kata Sandi, Senin (30/6/2025) seperti dikutip Holopis.com.
Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat, khususnya para orang tua yang datang ke Monas untuk menyaksikan penampilan gladi persiapan HUT 79 Polri. Dengan begitu, anak-anak mereka merasa sangat terhibur dengan keberadaan robot humanoid maupun robodog.
“Kami sangat berterima kasih khususnya kepada para orang tua yang telah mengajak anak-anak mereka untuk menyaksikan secara langsung robot humanoid, robodog, dan ropi. Dari hari ke hari Monas ramai dengan masyarakat yang mau melihat robot tersebut,” ujarnya.
Kemudian, Sandi Nugroho juga menyampaikan jika pihaknya sangat memahami pertanyaan publik tentang apa peran robot-robot Polri tersebut. Apalagi saat ini banyak sekali perdebatan di ruang terbuka seperti media sosial.
“Tapi kami tentu pahami betul masyarakat bertanya-tanya untuk apa robot-robot ini,” tutur Sandi.
Lantas ia pun memberikan penjelasan, bahwa Polri terus berupaya adaptif dengan perkembangan teknologi dengan mengedepankan kemitraan serta kolaborasi bersama seluruh komponen anak bangsa. Di sisi yang lain, pengembangan robot juga disebut sejalan dengan penguatan SDM (Sumber Daya Manusia), sains, dan teknologi yang termaktub dalam Asta Cita Presiden.
Ia menuturkan kepolisian di negara-negara maju sudah mulai menggunakan robot, bahkan beberapa negara di kawasan ASEAN juga telah bersiap untuk menggunakan robot dalam rangka memaksimalkan kinerja.
“Tahun 2030 wajah kepolisian di sejumlah negara akan diwarnai kehadiran robot-robot yang dinilai efektif untuk tugas kepolisian. Thailand sudah memperkenalkan robot humanoidnya, Dubai sudah men-declare juga soal pemanfaatan robot untuk membantu tugas-tugas kepolisian. Bahkan Cina sudah uji coba robot polisi untuk patroli. Singapura mengembangkan kecoak cyborg untuk kegiatan SAR (search and rescue),” paparnya.
Oleh sebab itu, keberadaan sejumlah robot Polri di Monas adalah bagian dari ajang untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang fungsi dan tujuan keberadaan robot-robot milik Polri.
“Memang di kita masih awam, Hari Bhayangkara menjadi momen pertama Polri memperkenalkan robot-robot ini,” imbuh Sandi.


