Senin Disebut Jadi Hari Penentuan Nasib Menkeu, Chatib Basri Masuk Radar Presiden Prabowo

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Senin disebut jadi hari penentuan nasib Menteri Keuangan di tengah derasnya isu reshuffle kabinet Presiden Prabowo. Nama ekonom senior Chatib Basri ikut mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Purbaya Yudhi Sadewa di kursi strategis tersebut.

Isu reshuffle kabinet kembali memanas menjelang awal pekan ini.

Senin (8/6/2026) disebut-sebut bakal menjadi hari penentuan arah baru kursi Menteri Keuangan, di tengah spekulasi kuat bahwa Presiden Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan nama ekonom senior Muhammad Chatib Basri sebagai pengganti Purbaya Yudhi Sadewa.

Kabar ini pertama kali menguat dari sejumlah sumber internal yang menyebut adanya pembahasan serius di lingkaran Istana terkait evaluasi kinerja tim ekonomi, terutama di tengah tekanan pasar dan dinamika nilai tukar rupiah yang belakangan menjadi sorotan.

“Senin kemungkinan akan ada reshuffle kabinet. Presiden memang sedang menimbang, salah satunya Pak Chatib Basri untuk posisi menteri keuangan,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (6/6/2026).

Spekulasi pergantian Menteri Keuangan ini bukan muncul tiba-tiba.

- Advertisement -

Dalam beberapa pekan terakhir, dinamika ekonomi nasional memang sedang menjadi perhatian, terutama terkait stabilitas rupiah dan arah kebijakan fiskal pemerintah.

Nama Chatib Basri pun mencuat karena rekam jejaknya yang pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, serta pengalamannya di berbagai lembaga ekonomi internasional.

Kembalinya Chatib ke Indonesia dari aktivitas akademiknya di luar negeri juga ikut memperkuat rumor tersebut.

Bahkan, ia dikabarkan sempat dijadwalkan bertemu sejumlah tokoh politik dan ekonomi senior, termasuk pembicaraan dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

Di tengah isu pencopotan, Purbaya Yudhi Sadewa tidak sepenuhnya disebut akan disingkirkan dari lingkaran ekonomi pemerintahan.

Sebagian spekulasi menyebut ia justru berpotensi ditempatkan pada posisi strategis lain, termasuk opsi sebagai Gubernur Bank Indonesia.

Jika skenario ini terjadi, maka akan ada perubahan besar dalam konfigurasi kebijakan moneter dan fiskal Indonesia.

Kombinasi baru antara Menteri Keuangan dan Bank Sentral pun disebut-sebut bisa menjadi sinyal kuat bagi arah kebijakan ekonomi ke depan.

Namun demikian, semua skenario ini masih berada pada tahap wacana dan belum ada keputusan resmi dari pemerintah.

Di sisi lain, pihak Istana berusaha meredam berbagai spekulasi yang berkembang di publik.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya menegaskan bahwa belum ada jadwal resmi terkait reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

“Tidak ada. Tak ada rencana pergantian,” tegasnya dalam pernyataan singkat beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa hingga saat ini, belum ada konfirmasi final terkait pergantian menteri, termasuk posisi Menteri Keuangan yang tengah ramai diperbincangkan.

Meski demikian, isu ini sudah terlanjur menjadi konsumsi publik dan memicu berbagai analisis dari pengamat politik maupun ekonomi.

Banyak yang menilai bahwa jika reshuffle benar terjadi, maka ini akan menjadi salah satu langkah penting dalam konsolidasi awal pemerintahan Prabowo di sektor ekonomi.

Kini, perhatian tertuju pada hari Senin yang disebut-sebut sebagai momen krusial.

Apakah benar akan terjadi perombakan besar di kabinet ekonomi, atau hanya sekadar rumor politik yang menghangat menjelang awal pekan?

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Ronald Steven
Gesha Yuliani Nattasya, Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU