Banjir Landa Sejumlah Wilayah di Provinsi Riau

0 Shares

JAKARTA – Bencana banjir dalam kurun waktu hampir bersamaan melanda pemukiman warga yang ada di Provinsi Riau sejak beberapa hari yang lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, wilayah yang terdampak banjir antara lain Kabupaten Kampar, Kota Pekanbaru, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Kuantan Singingi.

Di Kabupaten Kampar, banjir yang terjadi akibat luapan sungai Sukaramai sejak Kamis (27/2) dini hari menyebakan sebanyak 5.306 jiwa warga Kecamatan Tapung Hulu dan Koto Kampar Hulu terdampak banjir.

“Kerugian materil yang tercatat antara lain 1.382 unit rumah, dua masjid, dua fasum (Pasar) dan 1 fasdik terdampak masih dalam pendataan,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Sabtu (1/3).

Kondisi mutakhir menurut Abdul dilaporkan air telah surut, namun wilayah ini masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar.

Sementara itu di Kota Pekanbaru banjir melanda empat kecamatan. Wilayah terdampak adalah Kecamatan Bukit Raya, Sail, Tuah Madani, dan Tenayan Raya. Tinggi muka air berkisar antara 65-80 sentimeter.

- Advertisement -

“Kejadian ini menyebabkan 796 jiwa terdampak,” imbuhnya.

Di Kabupaten Kuantan Sengigi, hujan deras menyebabkan Sungai Batang Kuantan meluap dan merendam pemukiman warga pada Jumat (28/2). Dua lokasi terdampak yaitu Desa Teluk Beringin di Kecamatan Gunung Toar dan Desa Banjar Padang di Kecamatan Kuantan Mudik.

Kejadian ini merendam 36 unit rumah warga dengan ketinggian 30-50 sentimeter. Total warga terdampak sebanyak 144 jiwa.

“Kondisi mutakhir banjir dilaporkan berangsur surut,” ujarnya.

Di Kabupaten Rokan Hulu banjir terjadi sejak Kamis (27/2). Kejadian ini berdampak pada 33 desa dan kelurahan di 11 kecamatan. Hingga Jumat (28/2) genangan air dilaporkan belum surut dengan ketinggian bervariasi di setiap wilayah antara 30-100 sentimeter.

“Data sementara yang dicatat, sebanyak 5.332 KK atau 21.070 jiwa terdampak banjir ini,” ucapnya.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Kabupaten Rokan Hulu melakukan evakuasi, perlengkapan maupun peralatan rumah tangga warga yang terdampak banjir dan menyalurkan bantuan logistik dapur umum untuk warga yang terkena dampak banjir.

Adapun kebutuhan mendesak yang dibutuhkan tim penangangan darurat banjir Rokan Hulu adalah tenda pengungsi dan sembako.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU