Karhutla di Provinsi Aceh Habiskan 761 Hektar Lahan

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) di Provinsi Aceh hingga saat ini semakin meluas di sejumlah wilayah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, luas lahan terbakar hingga saat inin mencapai 761,68 hektare.

“Karhutla tersebar di 20 kabupaten dan satu kota,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (22/7).

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Selatan, karhutla telah berdampak di 12 kabupaten dengan total luas lahan terbakar mencapai 664,87 hektare. Penanganan dilakukan melalui operasi darat, patroli udara, water bombing, dan Operasi Modifikasi Cuaca.

“Hingga saat ini tercatat 479 kejadian karhutla di wilayah tersebut,” imbuhnya.

Di Provinsi Kalimantan Tengah, total luas lahan terbakar mencapai 889,92 hektare, bertambah sekitar 37,24 hektare dibandingkan sebelumnya. Sedangkan di Provinsi Kalimantan Selatan, luas lahan terbakar mencapai 39,4 hektare.

- Advertisement -

“Pemerintah provinsi masih memberlakukan status Siaga Darurat hingga 31 Agustus 2026, sementara operasi penanganan terus dilakukan di lokasi terdampak,” ujarnya.

Abdul kemudian mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama musim kemarau, termasuk kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan.

“Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, memastikan ketersediaan air bersih, serta mengoptimalkan langkah mitigasi guna mengurangi risiko bencana,” imbaunya.

“Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, menggunakan air secara bijaksana, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan instansi terkait. Kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci dalam meminimalkan dampak bencana dan melindungi keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU