Hari Artileri Nasional Diperingati Setiap 4 Desember, Begini Sejarahnya

0 Shares

JAKARTA – Hari Artileri Nasional yang diperingati setiap tanggal 4 Desember, diawali saat beberapa pemuda Indonesia dilatih oleh Belanda agar bisa menggunakan artileri.

Para pemuda yang mendapatkan pelatihan, yakni Soerio Santoso, Memet Rahman Ali Soewardi, Sadikin, Oerip Soemohardjo, Raden Askari. R M Pratikno Suryosumarno,

Kemudian, Tjhwa SiongPik, Giroth Wuntu, Rudy Pirngadi, Abdullah, J Minggu, Aminin, dan T B Simatupang.

Lalu pada 16 Agustus 1945, jadi awal para pemuda yang berlatih artileri mengambil alih sarana artileri demi mendukung kemerdekaan Indonesia.

Kemudian, pada 5 Oktober 1945 pasca kemerdekaan Indonesia, lahirlah Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Saat itu, pelatihan secara khusus dipimpin oleh Kapten Soewandi dengan berbekal persenjataan hasil rampasan dari Jepang.

- Advertisement -

Pelatihan ini bertujuan agar pemuda Indonesia mampu menghadapi Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 melawan tentara sekutu, dengan senjata artileri peninggalan Jepang.

Setelah Pertempuran Surabaya, pada 4 Desember 1945, Letnan Jenderal Urip Soemohardjo meresmikan Markas Artileri yang merupakan bagian dari jawatan persenjataan Markas Besar Tentara (MBT) yang berkedudukan di Yogyakarta.

Letnan Kolonel R.M Pratikno Suryo Sumarno, ditunjuk sebagai Komandan Artileri Pertama Indonesia.

Komandan Diklat TNI Angkatan Darat menetapkan bahwa setiap tanggal 4 Desember diperingati sebagai Hari Artileri Nasional.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU