HOLOPIS.COM, JAKARTA — Taman Safari Indonesia kembali menggelar kompetisi fotografi dan videografi satwa tahunan, International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026, yang kini resmi memasuki usianya yang ke-35.
Ajang internasional yang berawal dari kompetisi fotografi sederhana pada tahun 1990 ini terus bertransformasi menjadi wadah edukasi konservasi alam dan kelestarian lingkungan bagi masyarakat luas.
Memasuki edisi ke-35, IAPVC 2026 mengusung tema utama “From Lens to Legacy” yang menempatkan karya visual tak sekadar sebagai dokumentasi, melainkan warisan kepedulian terhadap satwa bagi generasi mendatang.
Antusiasme masyarakat terhadap ajang ini tercatat mengalami peningkatan yang sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir, baik dari segi jumlah peserta maupun karya yang dikirimkan.
Pada perhelatan tahun 2022, ajang ini mencatatkan partisipasi sebanyak 2.998 peserta dengan total 8.789 karya yang terdaftar di panitia.
Angka tersebut melonjak tajam pada edisi 2025, di mana jumlah peserta meroket hingga 9.115 orang dengan total karya mencapai 26.291 foto dan video.
Chief Marketing Officer Taman Safari Indonesia, Alexander Zulkarnain, menegaskan pentingnya peranan IAPVC dalam mendekatkan isu pelestarian alam kepada publik melalui media yang familiar.
“Bukan sekadar lomba, ajang ini adalah momentum mengedukasi masyarakat tentang konservasi satwa melalui media yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu foto dan video,” ujar Alexander.
Perjalanan panjang IAPVC juga ditandai dengan konsistensi tema setiap tahunnya, seperti “Story of the Wild, Capture Through Your Lens” pada 2023 dan “Soul of the Wild” pada 2024.
Pada edisi 2025 lalu, ajang ini mengusung tema “The Picture of Secret Nature” sebelum akhirnya melangkah ke ajang reflektif “From Lens to Legacy” pada tahun ini.
Pesan edukasi konservasi tersebut tercermin kuat melalui karya para pemenang, seperti aksi Gerdie Hutomo Nurhadi yang meraih penghargaan utama pada 2023 lewat momen unik orangutan menyedok air menggunakan daun kering.
Sementara pada edisi 2025, Adhitiya Wibhawa berhasil menyabet gelar Grand Prize melalui karya fotografi yang menampilkan keagungan satwa langka Elang Jawa.
Untuk mendekatkan diri dengan komunitas lokal, rangkaian roadshow IAPVC 2026 dijadwalkan berlangsung secara langsung di Taman Safari Bogor, Solo Safari, dan Taman Safari Prigen.



