Dengan skema tersebut, KAI berharap kebutuhan armada yang mendesak tetap bisa dipenuhi tanpa mengganggu perkembangan produksi kereta di dalam negeri.
Ditargetkan Dipakai 10 Tahun
KRL bekas yang direncanakan didatangkan dari Jepang tersebut diproyeksikan dapat digunakan hingga sekitar 10 tahun.
Dalam periode tersebut, kapasitas produksi dalam negeri diharapkan semakin siap untuk memenuhi kebutuhan armada KRL.
Bobby mengatakan pengadaan tersebut perlu segera dilakukan karena kebutuhan penambahan dan peremajaan armada semakin mendesak.
“Rencana akan kita pakai 10 tahun dan ini segera kita lakukan karena sudah banyak komplain (dari pengguna jasa),” katanya menambahkan.
Dengan demikian, rencana impor 23 rangkaian KRL bekas Jepang ini ditempatkan KAI sebagai langkah sementara untuk menjaga ketersediaan armada, sekaligus memberi waktu bagi industri dalam negeri untuk meningkatkan kemampuan produksinya.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...