HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lisa BLACKPINK akhirnya membuka sisi lain kehidupannya lewat film dokumenter Always Lalisa. Pengakuannya soal tekanan hingga keraguan diri bikin K-Netz heboh.
Selama ini publik lebih sering melihat Lisa BLACKPINK sebagai sosok superstar yang nyaris selalu tampil sempurna di atas panggung.
Tapi di balik sorotan lampu, gemerlap konser, dan kesuksesan global, ternyata ada cerita lain yang tak banyak diketahui.
Sisi berbeda itulah yang kini dibuka Lisa lewat film dokumenter solo pertamanya, Always Lalisa.
Bukan sekadar kisah perjalanan menjadi idol, dokumenter ini menyingkap tekanan, keraguan diri, hingga pengalaman Lisa saat berjuang mempertahankan kariernya.
Pengakuan tersebut sontak memancing reaksi beragam, terutama dari K-netz.
Always Lalisa menjadi sorotan setelah diputar perdana di Toronto International Film Festival.
Film yang digarap sutradara Sukim tersebut merekam kehidupan Lisa selama satu tahun setelah dirinya mengambil jeda dari aktivitas bersama BLACKPINK.
Kamera dokumenter mengikuti sejumlah momen penting dalam kehidupan dan karier Lisa.
Mulai dari proses pembuatan album solo Alter Ego, keterlibatannya dalam serial The White Lotus, hingga persiapannya menjelang tampil di festival musik Coachella.
Namun, bukan hanya aktivitas Lisa sebagai bintang dunia yang menjadi perhatian.
Dokumenter tersebut juga membawa penonton kembali ke masa ketika Lisa masih menjadi trainee dan tengah berusaha membangun karier di industri musik Korea Selatan.
Pada fase tersebut, Lisa mengungkap keinginannya untuk menjadi seorang penyanyi.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...