HOLOPIS.COM, JAKARTA – BMW mulai menguji iX5 Hydrogen, mobil yang diproyeksikan menjadi kendaraan pertama BMW dengan teknologi sel bahan bakar hidrogen. Tak main-main, SUV ini ditargetkan mampu menempuh hingga 750 kilometer dan mengisi bahan bakar hidrogen kurang dari lima menit.
Pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh sistem penggerak bekerja secara terpadu sebelum BMW membawa teknologi tersebut menuju tahap produksi massal.
BMW iX5 Hydrogen nantinya melengkapi pilihan sistem penggerak BMW iX5 yang tersedia dalam beberapa versi, mulai dari listrik berbasis baterai, plug-in hybrid, bensin hingga diesel.
Pengembangan mobil hidrogen tersebut dilakukan melalui proyek HyPowerDrive.
Proyek itu mendapat pendanaan dari Kementerian Transportasi Federal Jerman sebesar 191 juta euro atau sekitar Rp3,9 triliun. Pemerintah Negara Bagian Bavaria juga ikut memberikan pendanaan sebesar 82 juta euro atau sekitar Rp1,6 triliun.
Dilansir dari Arena EV, Jumat (11/9) waktu setempat, BMW kini tengah menguji berbagai komponen utama iX5 Hydrogen.
Semua Sistem Dites
BMW tidak hanya menguji kemampuan mobil melaju di jalan. Produsen asal Jerman itu juga memastikan seluruh komponen sistem penggerak dapat bekerja bersama secara optimal.
Komponen yang diuji mencakup sistem sel bahan bakar, baterai tegangan tinggi, motor listrik, tangki hidrogen hingga unit pengendali kendaraan.
Pengujian dilakukan dalam berbagai kondisi, termasuk ketika kendaraan mendapatkan beban tinggi.
Tujuannya untuk memastikan performa kendaraan tetap konsisten sekaligus mempertahankan karakter berkendara yang selama ini menjadi ciri khas BMW.
BMW memasang target performa yang cukup tinggi untuk iX5 Hydrogen.
Mobil ini ditargetkan mampu berakselerasi dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu kurang dari lima detik.
Untuk jarak tempuh, BMW membidik angka hingga 750 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Yang menarik, waktu pengisian bahan bakarnya juga dibuat secepat mungkin. BMW menargetkan pengisian hidrogen bisa dilakukan dalam kurang dari lima menit.





💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...