HOLOPIS.COM, JAKARTA – Amerika Serikat dilaporkan telah memperingatkan Israel agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran. Informasi itu muncul di tengah situasi Timur Tengah yang masih tegang meski saat ini tidak terjadi permusuhan aktif antara pihak-pihak yang sebelumnya terlibat konflik.
Laporan tersebut disampaikan media Arab Saudi, Al-Hadath, yang mengutip sejumlah sumber pada Sabtu (29/8/2026).
Menurut laporan Al-Hadath, pemerintah Amerika Serikat juga meminta Israel mempertahankan kondisi de-eskalasi dengan Suriah yang berlangsung saat ini.
Peringatan tersebut muncul ketika kawasan Timur Tengah masih menghadapi ketidakpastian setelah rangkaian serangan yang sebelumnya melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran.
Di sisi lain, sejumlah sumber yang dikutip Al-Hadath menyebut Israel telah memberi tahu Washington mengenai rencana untuk melanjutkan serangan terbatas dan rutin terhadap sejumlah target di Jalur Gaza dan Lebanon.
Belum ada rincian lebih jauh mengenai target yang dimaksud dalam laporan tersebut.
Konflik AS-Israel-Iran Belum Benar-Benar Selesai
Ketegangan antara AS, Israel, dan Iran sebelumnya meningkat tajam.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat bersama Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Teheran kemudian membalas dengan serangan serupa.
Konflik itu sempat memasuki fase baru pada pertengahan Juni setelah Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan menghentikan permusuhan.
Namun, situasi kembali berubah. Kedua pihak dilaporkan kembali saling melancarkan serangan setelah kesepahaman tersebut.
AS Pilih Tekanan Ekonomi
Hingga kini, persoalan antara Washington dan Teheran masih belum sepenuhnya terselesaikan.




💬 Diskusi Pembaca
0 KomentarMasuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:
Memuat diskusi...