JAKARTA, HOLOPIS.COM — Langkah Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengawal situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) mendapat apresiasi tinggi dari Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK). Di bawah komando Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Korps Bhayangkara dinilai sukses menjaga kondusivitas nasional di tengah mencuatnya dinamika keamanan belakangan ini.
Inisiator GNK, Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, menegaskan bahwa terciptanya iklim yang aman dan terkendali saat ini merupakan bukti nyata dari dedikasi tanpa henti seluruh personel kepolisian dalam memberikan perlindungan bagi publik.
“Saya mengapresiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri yang telah bekerja keras menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. Kondisi yang aman hari ini merupakan buah dari kepemimpinan yang baik dan kerja kolektif seluruh personel kepolisian di berbagai tingkatan,” ujar Habib Syakur dalam keterangannya, Senin (3/8/2026).
Secara khusus, Habib Syakur menyoroti kinerja Badan Intelijen dan Keamanan (Baintelkam) Polri. Ia menilai lini intelijen kepolisian tersebut bertindak sangat profesional dalam memetakan serta memitigasi potensi ancaman keamanan secara dini sebelum bereskalasi menjadi konflik luas.
“Kita juga patut memberikan apresiasi kepada Baintelkam Polri yang bekerja secara senyap, profesional, dan penuh kehati-hatian dalam memetakan potensi gangguan keamanan. Kerja-kerja intelijen seperti inilah yang sering tidak terlihat oleh publik, tetapi sangat menentukan terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” katanya.
Pernyataan apresiasi ini mengemuka seiring munculnya sorotan publik terkait keberadaan pagar pengaman berukuran tinggi di kawasan perbelanjaan wilayah Jakarta dan sekitarnya. Meski sempat memicu perbincangan, Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya telah memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga sepenuhnya.
Senada dengan hal itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lewat Gubernur Pramono Anung pun telah mengimbau pengelola mal untuk merobohkan barikade tinggi tersebut mengingat kondisi ibu kota dan sekitarnya yang sangat kondusif.
Melihat dinamika ini, Habib Syakur mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh wacana atau isu yang berpotensi memicu keresahan sosial. Ia mengingatkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab kolektif.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang damai, tidak mudah terprovokasi, dan terus memperkuat persatuan. Kondusivitas adalah modal utama bagi pembangunan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, terjaminnya keamanan nasional menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan investor global maupun domestik. Stabilitas inilah yang akan mendorong penguatan ekonomi nasional secara berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat merupakan fondasi utama untuk menggerakkan roda pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan bersama.
“Iklim investasi sangat dipengaruhi oleh situasi keamanan. Ketika masyarakat mampu menjaga kondusivitas bersama aparat keamanan, maka dunia usaha akan memiliki kepercayaan untuk terus berinvestasi. Pada akhirnya, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat melalui terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya kesejahteraan,” tutur Habib Syakur.


