JAKARTA – Pengacara kondang Indonesia, Hotman Paris Hutapea sampai men-stitch Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah video yang ia unggah di akun media sosial pribadinya.
Video kali ini terkait dengan dugaan intervensi yang dilakukan oknum aparat penegak hukum dan pejabat pemerintah terhadap keluarga korban berinisial M.
M adalah perempuan yang dinikahi secara siri oleh oknum anggota Polisi di Polres Tegas berinisial Ajun Inspektur Polisi Satu N yang berujung penganiayaan hingga pemaksaan untuk meracin narkoba.
Hotman menyebut intervensi itu dilakukan dengan cara membujuk keluarga korban agar tidak lagi didampingi Tim Hotman 911 dan beralih menggunakan kuasa hukum yang telah disiapkan pihak mereka sendiri.
“Halo Bapak Presiden Prabowo. Saya atas nama Hotman 911, lembaga pemberi bantuan hukum gratis kepada rakyat miskin dan juga atas nama ratusan juta penduduk Indonesia yang pecinta keadilan, dengan ini mengadukan oknum aparat, aparat oknum penegak hukum dan juga oknum dari pejabat pemerintahan yang mendatangi keluarga korban penganiayaan oknum polisi dari mulai penganiayaan sampai meracik narkoba, yang meminta agar keluarga korban jangan lagi memakai tim pengacara dari Hotman 911, mereka menyodorkan pengacaranya sendiri, maksudnya apa?” kata Hotman dalam video yang dilihat Holopis.com, Senin (6/7/2026).
Menurutnya, Tim Hotman 911 merupakan pihak yang pertama kali mengangkat perkara tersebut hingga menjadi perhatian publik. Bahkan sejauh ini melakukan pendampingan dan pengawalan ketat agar M bisa mengupayakan mencari keadilan.
“Apakah saudara oknum aparat maupun pejabat pemerintah tahu bahwa kami lah yang membongkar kasus ini. Kalau bukan karena kepopuleran Hotman Paris dan tim Hotman 911 kasus ini tidak akan viral,” ujarnya.
Ditegaskan Hotman, bahwa dalam pendampingan ini, layanan hukumnya bersifat pro bono. Ia memastikan dirinya maupun Tim Hotman 911 tidak mengharapkan bayaran apa pun dari upaya pendampingan hukum tersebut.
“Dan saya tidak meminta honor, tidak meminta popularitas. Bapak Prabowo tahu saya sudah populer dan murni bahkan biaya pun kami yang menalangi banyak,” tegas Hotman.
Oleh sebab itu, Hotman pun sangat berharap agar tidak ada lagi pihak yang berupaya memengaruhi keluarga korban untuk mengganti kuasa hukum yang telah mereka pilih secara sukarela.
Bahkan jika sampai terulang, ia memastikan bahwa nama-nama pihak yang melakukan intervensi dan pembujukan itu akan sampai di meja Presiden Prabowo Subianto.
Tidak hanya itu, ia juga akan menyembutkan atau mengunggah identitas mereka ke media sosial Hotman Paris Hutapea, agar publik luas bisa mengetahuinya.
“Saya sekali lagi kalau ada oknum aparat maupun oknum pemerintah masih datang membujuk keluarga itu untuk mengganti pengacara dengan pengacara yang ditunjuk oleh lembaga pemerintah atau oknum aparat, saya akan laporkan namamu ke Bapak Presiden,” tandasnya.


