Menurut Connie, Rosan disebut pernah menyampaikan bahwa jika Prabowo memenangkan Pilpres 2024, masa kepemimpinannya hanya berlangsung dua tahun sebelum dilanjutkan oleh Gibran.
“Saya tanya, Pak Prabowo nanti jadi presiden berapa lama? Saya mendapat cerita rencananya dua tahun, lalu tiga tahun berikutnya diikuti Gibran,” kata Connie.
Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah oleh Rosan Roeslani.
Ia menegaskan tidak pernah menyampaikan skenario seperti yang diklaim Connie.
Rosan justru mengatakan pembicaraan soal “dua tahun” pertama kali muncul dari Connie sendiri.
“Pernyataan yang dua tahun itu bukan datang dari saya. Justru Bu Connie yang mengatakan, bagaimana kalau setelah dua tahun atau misalnya Pak Prabowo diracun. Saya langsung bilang, jangan bicara seperti itu, itu tidak pantas,” kata Rosan.
Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo Subianto maupun Istana yang menyebut adanya rencana pengunduran diri atau pergantian Presiden sebelum masa jabatan berakhir pada 2029.
Dengan demikian, pernyataan yang disampaikan Radjasa maupun Connie merupakan analisis dan klaim pribadi masing-masing narasumber.
Sementara itu, berdasarkan aturan konstitusi, Wakil Presiden memang akan menggantikan Presiden apabila terjadi kekosongan jabatan sesuai ketentuan yang diatur dalam UUD 1945.


