Cak Imin juga menyoroti perubahan paradigma pembangunan yang dilakukan pemerintahan Prabowo. Menurutnya, selama sekitar 25 tahun terakhir pemerintah lebih berfokus mengejar pertumbuhan ekonomi, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan pemerataan kesejahteraan.
“PKB menyaksikan Pak Prabowo sungguh-sungguh mensejajarkan antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan serta keadilan. Inilah yang menjadi komitmen kesungguhan kita untuk kita tindaklanjuti,” ujarnya.
Ia mencontohkan perubahan politik anggaran yang mulai diarahkan untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di daerah, salah satunya melalui pembangunan sekitar 5.000 jembatan di berbagai pelosok Indonesia.
“Itu contoh politik anggaran yang benar-benar bisa langsung dinikmati masyarakat,” pungkasnya.


