HOLOPIS.COM, JAKARTA – Musisi solo sekaligus produser independen Unay Okami kembali melanjutkan konsistensinya dalam berkarya dengan merilis single terbaru berjudul “Terima Kasih Ini Semua Sudah Terjadi” pada Jumat (24/7/2026).
Lagu tersebut menjadi rilisan kelima sejak ia memulai proyek solo pada 2022, dengan komitmen merilis satu karya baru setiap tahun.
Single terbaru ini juga menandai babak baru perjalanan musik Unay melalui kehadiran Okami and the Tigers, format pertunjukan live yang mengusung konsep unit solo berbentuk band.
Kehadiran formasi tersebut menjadi langkah baru setelah empat rilisan sebelumnya dikerjakan dalam pendekatan khas bedroom musician atau rekaman mandiri.
“Single ini sekaligus menjadi panggung perkenalan Okami and the Tigers, yang rencananya akan menggelar showcase untuk merayakan perilisan lagu baru pada awal Agustus mendatang,” ujar Unay dalam keterangan Pers yang diterima Holopis.com, Kamis (23/7).
Dalam formasi tersebut, Unay Okami menggandeng sejumlah musisi dari berbagai proyek musik independen.
Mereka adalah Bele, mantan personel Sirati Dharma, yang mengisi posisi drum, Vareza dari eks Jimi The Bandits sebagai gitaris, serta Icun dari Horrorscope pada bass.
Inspirasi di balik lagu “Terima Kasih Ini Semua Sudah Terjadi” lahir dari pengalaman sederhana yang dialami Unay di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.

Kesempatan menikmati waktu berkemah singkat di kawasan sekitar Jakarta bersama sang istri dan kucing peliharaan menjadi titik awal lahirnya lagu tersebut.
Melalui liriknya, Unay mencoba menggambarkan rasa syukur atas momen jeda dari rutinitas pekerjaan. Baginya, makna liburan tidak selalu identik dengan perjalanan ke tempat yang jauh, melainkan tentang menikmati waktu bersama orang-orang terdekat di suasana yang lebih tenang.
Dari sisi musikalitas, Unay masih mempertahankan karakter musik yang dipengaruhi sejumlah band alternatif legendaris seperti The Jesus and Mary Chain dan The Cure.
Namun, kali ini ia juga memasukkan sentuhan inspirasi dari Fazerdaze, musisi yang dikenal melalui pendekatan bedroom pop yang sederhana namun kuat secara karakter.


