Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, menekankan bahwa keberhasilan pendidikan anak usia dini memerlukan sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah.
Menurutnya, kegiatan Gebyar PAUD menjadi sarana bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitas sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki di luar aktivitas belajar di sekolah.
“Gebyar PAUD ini menjadi sarana bagi anak-anak untuk menampilkan kreativitasnya. Selain belajar dan berkarya di sekolah, mereka juga memiliki kesempatan mengembangkan potensi melalui kegiatan di luar sekolah seperti ini,” ujar Haris.
Kendal Dorong Dialog Anak dan Pemerintah
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kendal memperingati Hari Anak Nasional melalui berbagai pertunjukan seni yang melibatkan pelajar, seperti paduan suara dan pencak silat di Pendapa Tumenggung Bahurekso.
Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah dialog interaktif bertajuk “Anak Bertanya, Bupati Kendal Menjawab”, yang memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.
Dalam dialog tersebut, salah seorang anggota Forum Anak Kabupaten Kendal, Devina, menanyakan langkah pemerintah dalam mengatasi maraknya tawuran antarpelajar.
Menanggapi pertanyaan itu, Bupati Dyah Kartika Permanasari menegaskan bahwa persoalan tawuran remaja menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan harus ditangani melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam membangun karakter anak sejak dini, sementara sekolah dan berbagai organisasi kemasyarakatan juga harus aktif melakukan pembinaan.
“Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Forkopimda terus berkolaborasi dan bersinergi, salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan berdialog langsung ke sekolah-sekolah,” ujar Dyah.
Melalui rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional 2026 tersebut, pemerintah daerah di Jepara, Demak, dan Kendal berharap tercipta lingkungan yang semakin ramah anak, sehingga generasi muda dapat tumbuh dengan karakter yang kuat, kreatif, percaya diri, dan siap menjadi penerus pembangunan bangsa.


