HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sobat Holopis, saat menjalani rutinitas perawatan kulit, banyak orang hanya fokus mengaplikasikan serum pada wajah. Padahal, ada satu area yang sering terlupakan, yaitu leher.
Padahal, kulit leher memiliki karakteristik yang lebih tipis dibanding beberapa bagian tubuh lainnya sehingga lebih rentan mengalami tanda-tanda penuaan, seperti garis halus, kerutan, hingga kulit yang mulai kendur. Jika wajah dirawat secara rutin tetapi leher diabaikan, perbedaan kondisi kulit di kedua area tersebut bisa menjadi lebih terlihat seiring bertambahnya usia.
Karena itu, para ahli kulit menyarankan agar produk perawatan wajah, termasuk serum, juga diaplikasikan hingga ke area leher.
1. Leher Juga Mengalami Penuaan
Penuaan kulit tidak hanya terjadi pada wajah. Paparan sinar matahari, polusi, hingga berkurangnya produksi kolagen juga memengaruhi kondisi kulit leher.
Bahkan, leher sering kali menjadi salah satu area pertama yang menunjukkan tanda penuaan karena kulitnya lebih tipis dan memiliki jumlah kelenjar minyak yang lebih sedikit dibanding wajah.
Jika tidak dirawat, kulit leher dapat tampak lebih kusam, muncul garis horizontal yang dikenal sebagai neck lines, hingga kehilangan elastisitas.
2. Serum Dapat Membantu Menjaga Kesehatan Kulit Leher
Serum umumnya mengandung bahan aktif dengan konsentrasi tinggi, seperti vitamin C, niacinamide, hyaluronic acid, peptide, maupun retinol.
Kandungan tersebut tidak hanya bermanfaat untuk wajah, tetapi juga dapat membantu menjaga kelembapan kulit leher, memperbaiki tekstur kulit, serta mendukung produksi kolagen agar kulit tetap terasa kenyal.
Namun, apabila menggunakan serum yang mengandung bahan aktif kuat, seperti retinol atau asam eksfoliasi, penggunaannya pada leher sebaiknya dilakukan secara bertahap karena area ini cenderung lebih sensitif.
3. Cara Mengaplikasikan Serum dengan Benar
Saat mengaplikasikan serum, jangan berhenti di garis rahang. Ratakan produk secara perlahan hingga ke seluruh leher menggunakan gerakan lembut dari bawah ke atas.
Hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi, terutama jika serum mengandung bahan aktif.
Setelah serum meresap, lanjutkan dengan pelembap untuk membantu mengunci kelembapan kulit.
4. Jangan Lupakan Sunscreen
Sobat Holopis, menggunakan serum saja belum cukup jika kulit leher tidak dilindungi dari paparan sinar ultraviolet (UV).
Area leher sering terpapar sinar matahari saat beraktivitas di luar ruangan. Tanpa perlindungan sunscreen, manfaat serum dapat berkurang karena kulit tetap mengalami kerusakan akibat sinar UV.
Karena itu, biasakan mengoleskan tabir surya tidak hanya pada wajah, tetapi juga hingga ke leher dan bagian dada atas yang sama-sama sering terpapar matahari.
Dengan menjadikan leher sebagai bagian dari rutinitas skincare harian, Sobat Holopis dapat membantu menjaga warna kulit tetap merata sekaligus mengurangi risiko munculnya tanda-tanda penuaan dini.


