Gelar juara Japan Open 2026 ini pun sekaligus merupakan trofi perdana Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di ajang level 750 tahun ini.
Tak hanya itu, hasil tersebut juga membuat Fajar/Fikri menyudahi tren kekalahan atas Kim/Seo. Yang dimana pada tiga pertemuan terakhir, Fajar/Fikri selalu menelan kekalahan.

Usai pertandingan, Fajar berharap capaian di Japan Open 2026 ini jadi momentum kesuksesannya bersama Fikri untuk meraih gelar di turnamen berikutnya.
“Pertama-tama alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran dan bisa menyabet gelar di Japan Open ini. Penantian hampir satu tahun setelah juara di China Open 2025. Semoga ini jadi awal dari kebangkitan kami untuk bisa meraih gelar-gelar berikutnya,” ucap Fajar, sebagaimana informasi yang diterima Holopis.com.
Lebih lanjut, Fajar menyampaikan bahwa gelar Japan Open 2026 ini menjadi spesial, karena merupakan trofi perdana usai menikah. “Gelar ini saya persembahkan secara khusus untuk istri saya karena ini gelar pertama setelah menikah,” katanya.
Sedangkan Fikri mempersembahkan gelar ini sebagai capaian pribadinya beserta pendukung yang men-support penampilannya bersama Fajar.
“Gelar ini untuk saya sendiri, buah dari kesabaran selama ini. Untuk keluarga dan orang-orang yang saya cintai dan seluruh suporter yang selalu mendukung dan mendoakan kami,” ujar Fikri.
Di sisi lain, soal pertandingan final Japan Open 2026, Fikri menilai bahwa kunci kemenangannya karena dirinya dan Fajar tampil solid di atas lapangan.
“Mereka bukan lawan yang mudah , mereka bermain sangat baik. Hanya tadi di lapangan kami bisa lebih solid aja, bisa lebih bisa dominan melakukan strategi dengan tepat. Komunikasi dengan partner dan pelatih pun sangat berjalan baik jadi semua yang disiapkan berjalan dengan baik dari awal sampai akhir,” tukasnya.


