Ada pula netizen yang mendesak pemerintah segera memberikan klarifikasi.
“Kalau memang hoaks, segera bantah secara resmi. Tapi kalau benar, masyarakat berhak tahu siapa yang bertanggung jawab,” tulis pengguna media sosial lainnya.
Sebagian warganet juga menilai isu tersebut menjadi pengingat pentingnya transparansi penggunaan aset negara, terutama fasilitas yang melekat pada pejabat publik.
Di sisi lain, ada pula pengguna media sosial yang mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan kebenaran informasi sebelum ada penjelasan resmi dari pihak terkait.
Hingga Jumat (17/7/2026), Irma Hermawati maupun Kementerian Pekerjaan Umum belum memberikan tanggapan resmi mengenai narasi yang beredar.
Dengan belum adanya konfirmasi maupun bantahan resmi, informasi mengenai dugaan permintaan penggunaan helikopter tersebut masih sebatas klaim yang belum terverifikasi.
Publik kini menunggu penjelasan resmi agar polemik yang berkembang di media sosial dapat menjadi terang dan tidak terus memunculkan spekulasi.


