Unggahan keduanya pun segera menyebar dan menjadi sorotan publik.
Fritz Hutapea mengunggah kalimat bernada sindiran yang diyakini berkaitan dengan keputusan ayahnya.
Dalam salah satu unggahannya, Fritz menulis bahwa “karma itu nyata” sambil menyinggung salah satu anggota tim kuasa hukum Hotman yang belakangan ramai diperbincangkan di media sosial.
Ia juga menyampaikan kritik terhadap salah seorang asisten pribadi Hotman yang dianggap ikut memberi pengaruh negatif terhadap situasi di lingkungan keluarga.
Sementara itu, Frank Alexander Hutapea menyampaikan kritik yang tidak kalah tajam.
Menurutnya, keputusan ayahnya membela Febrie Adriansyah bertolak belakang dengan citra yang selama ini dibangun melalui berbagai aktivitas sosial.
Frank bahkan menyinggung keberadaan layanan bantuan hukum gratis Hotman 911.
Ia menilai program tersebut telah bergeser dari tujuan awalnya dan lebih banyak dimanfaatkan sebagai sarana membangun citra di hadapan publik.
Pernyataan itu memicu diskusi panjang di media sosial.
Sebagian pengguna internet mendukung kritik yang disampaikan kedua putra Hotman, sementara yang lain justru menganggap perbedaan pandangan dalam keluarga merupakan urusan pribadi yang tidak semestinya menjadi konsumsi publik.
Nama Hotman Paris terus menjadi bahan perbincangan, baik terkait langkah hukumnya maupun dinamika yang muncul setelah kedua putranya menyampaikan kritik secara terbuka.
Hingga berita ini ditulis, Hotman Paris belum memberikan tanggapan resmi mengenai ramainya aksi unfollow di media sosial maupun komentar yang disampaikan oleh Frank Alexander dan Fritz Hutapea.


