HOLOPIS.COM, JAKARTA – Perjalanan Commuter Line lintas Bekasi/Cikarang mengalami keterlambatan pada Minggu (5/7) malam. Gangguan tersebut terjadi setelah rangkaian Commuter Line Basoetta relasi Duri–Manggarai tertemper sepeda motor di jalur antara Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Karet.
Insiden tersebut berdampak pada operasional perjalanan kereta di lintas Tanah Abang–Manggarai. Akibatnya, sejumlah perjalanan KRL mengalami perlambatan karena pengaturan lalu lintas kereta harus disesuaikan selama proses penanganan berlangsung.
“Mohon maaf atas kelambatan perjalanan Commuter Line lintas Bekasi/Cikarang, sehubungan terdapat kendala sarana pada Commuter Line Basoetta (892A) relasi Duri-Manggarai di antara Tanah Abang-Karet imbas tertemper sepeda motor,” tulis PT KAI Commuter melalui akun resmi media sosialnya, Minggu (5/7).
PT KAI Commuter menjelaskan bahwa rangkaian kereta yang terlibat dalam insiden tersebut masih berada dalam penanganan petugas. Hingga informasi terakhir disampaikan, proses evakuasi dan pemeriksaan terhadap sarana kereta terus dilakukan untuk memastikan perjalanan dapat kembali berlangsung dengan aman.
Selama penanganan berlangsung, operasional kereta di lintas Tanah Abang–Manggarai tidak dapat berjalan secara normal. Jalur yang biasanya digunakan untuk dua arah perjalanan sementara diubah menjadi satu jalur yang dipakai secara bergantian oleh kereta yang melintas.
Rekayasa operasional tersebut menyebabkan sejumlah perjalanan Commuter Line mengalami antrean dan penyesuaian waktu tempuh, khususnya pada lintas Bekasi/Cikarang yang terdampak langsung oleh gangguan di jalur tersebut. Penumpang pun harus menunggu lebih lama dibandingkan jadwal normal.
Selain memengaruhi perjalanan Commuter Line Bekasi/Cikarang, insiden ini juga berdampak terhadap perjalanan Commuter Line Basoetta yang melayani rute Duri–Manggarai.
Jalur tersebut merupakan salah satu lintasan penting yang digunakan oleh kereta bandara maupun KRL dalam melayani mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta.
PT KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan memastikan petugas terus bekerja di lokasi untuk mempercepat proses penanganan sehingga operasional kereta dapat kembali berjalan sesuai jadwal.
Selama proses pemulihan berlangsung, pengguna jasa diminta mengikuti arahan petugas di stasiun maupun di dalam kereta. Informasi mengenai perkembangan kondisi perjalanan juga terus diperbarui melalui kanal resmi PT KAI Commuter agar penumpang dapat mengetahui situasi terkini.
Hingga Minggu malam, rekayasa perjalanan di lintas Tanah Abang–Manggarai masih diberlakukan. PT KAI Commuter belum menyampaikan estimasi waktu normalisasi perjalanan karena proses penanganan terhadap rangkaian kereta yang tertemper sepeda motor masih berlangsung.
Situasi tersebut membuat jadwal sejumlah perjalanan Commuter Line, terutama di lintas Bekasi/Cikarang, masih berpotensi mengalami keterlambatan hingga kondisi jalur kembali sepenuhnya normal.


