Edi Hasibuan: Kepercayaan Publik kepada Polri Harus Jadi Pemacu Reformasi Internal

0 Shares

JAKARTA – Pemerhati hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta, Edi Hasibuan, menilai meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) harus dijadikan momentum untuk mempercepat reformasi internal, bukan justru membuat institusi tersebut berpuas diri.

Menurut Edi, capaian positif yang terekam dalam berbagai survei merupakan bentuk apresiasi masyarakat terhadap upaya pembenahan yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir.

“Hasil survei kinerja Polri ini akan menjadi bagian dari kado masyarakat terhadap Polri,” kata Edi, Minggu (28/6/2026).

Dosen Pascasarjana itu mengatakan, meningkatnya citra positif Polri menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan dalam pelayanan maupun kinerja aparat kepolisian.

Ia menilai perbaikan tersebut tidak lepas dari berbagai langkah pembenahan yang dilakukan institusi, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan profesionalisme personel, hingga upaya memperkuat transparansi dan penegakan hukum.

“Naiknya citra positif Polri menunjukkan masyarakat mulai merasakan perubahan yang dilakukan institusi kepolisian,” ujarnya.

- Advertisement -

Meski demikian, Edi mengingatkan bahwa tingginya tingkat kepercayaan publik merupakan amanah yang harus dijaga melalui kerja nyata. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal penting bagi Polri dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Karena itu, ia berharap seluruh jajaran kepolisian menjadikan hasil survei tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat integritas institusi.

“Kita minta kepada seluruh jajaran Polri, angka kepercayaan publik yang tinggi jangan membuat Polri cepat berpuas diri. Justru harus menjadi dorongan agar reformasi internal, peningkatan integritas, pelayanan publik, dan penegakan hukum yang berkeadilan terus ditingkatkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Edi optimistis tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri masih berpotensi meningkat apabila berbagai program reformasi dijalankan secara konsisten.

Menurutnya, keterbukaan terhadap kritik, evaluasi berkelanjutan, serta komitmen menjaga profesionalisme personel akan menjadi faktor penting dalam mempertahankan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di masa mendatang.

Diberitakan sebelumnya, bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Polri mencapai 82,4% menurut survei Litbang Kompas. Angka tersebut melonjak signifikan dari 76,2% pada tahun 2025.

Survei yang dirilis pada 26 Juni 2026 ini menunjukkan tren perbaikan berkelanjutan dalam reformasi kepolisian dan pelayanan masyarakat.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU