HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya resmi dianugerahi penghargaan Pelopor Kemerdekaan Pers Indonesia atas komitmennya dalam membuka ruang inovasi dan kreativitas bagi insan media di tanah air.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung dalam malam penganugerahan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) 2026 yang berlangsung khidmat di Hall Dewan Pers, Jakarta.
Momentum ini menjadi sangat unik karena menandai era baru di mana dunia jurnalistik siber kini dipandang sebagai pilar krusial yang terintegrasi langsung dengan ekosistem ekonomi kreatif nasional.
“Saya mempersembahkan penghargaan ini kepada seluruh pegiat ekonomi kreatif dan keluarga besar Kementerian Ekraf yang telah bekerja dengan dedikasi,” ujar Teuku Riefky saat menerima penghargaan tersebut.
Ia menegaskan bahwa apresiasi ini sejatinya ditujukan untuk semua pihak yang terus berupaya membangun iklim pers yang sehat, independen, serta adaptif terhadap pesatnya perkembangan zaman.
Kementerian Ekraf sendiri tengah aktif mendorong tumbuh kembang media startup lokal agar mampu menjadi alternatif media publik yang mandiri melalui berbagai program pembinaan dan monetisasi.
Keberadaan media siber dinilai memiliki nilai tawar yang sangat strategis dalam memperluas jangkauan narasi, distribusi karya seni, hingga memperkuat pasar produk kreatif lokal di kancah global.
“Kementerian Ekraf siap membuka ruang kolaborasi agar pers Indonesia semakin profesional, mandiri, berkualitas, sekaligus tetap menjaga kemerdekaan pers,” tambah Teuku Riefky dalam sambutannya.
Komitmen tersebut sebelumnya telah diwujudkan melalui audiensi intensif antara kementerian dan pengurus SMSI untuk merancang program peningkatan kapasitas serta penguatan talenta digital di daerah.
Ketua Umum SMSI, Firdaus, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan tulus dari komunitas pers kepada tokoh-tokoh yang konsisten mengawal kemerdekaan berekspresi.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan dan sinergi yang kokoh antara media arus utama, media digital, dan pemerintah agar ekosistem media di Indonesia tetap berkelanjutan.
Mengusung tema besar menyongsong Indonesia Emas 2045, malam apresiasi tahun ini menjadi panggung penting untuk menyoroti masa depan kemerdekaan pers di tengah disrupsi teknologi.
Dari total 61 nama tokoh yang diusulkan oleh masyarakat pers dari berbagai wilayah, kurasi ketat tim juri akhirnya menetapkan 16 penerima penghargaan terbaik.
Dalam acara penting tersebut, Menteri Ekraf tampak didampingi oleh Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam beserta jajaran pejabat teras kementerian lainnya.
Malam penganugerahan ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat, jajaran dewan juri, serta perwakilan pengurus SMSI yang datang langsung dari 35 provinsi se-Indonesia.

