Sekjen GRIB Jaya Tantang Gufroni Penjarakan Hercules, Siapkan Rp3 Miliar sebagai Hadiah

3 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COMPolemik antara organisasi masyarakat GRIB Jaya dan kuasa hukum Ahmad Bahar, Gufroni, kembali memanas. Sekretaris Jenderal GRIB Jaya, Haji Zulfikar, secara terbuka menantang Gufroni untuk membuktikan tuduhannya terhadap Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Zulfikar bahkan memperlihatkan tumpukan uang yang diklaim bernilai Rp3 miliar sebagai hadiah apabila Gufroni berhasil membawa Hercules hingga dipenjara melalui proses hukum.

“Kalau kau dengan kasus Ahmad Bahar ini bisa memenjarakan Pak Hercules, pemimpin kami, Ketua Umum kami, Pak Hercules akan memberikan hadiah fee kamu sebagai pengacara, uang yang ada di depan saya ini sebanyak Rp3 miliar,” kata Zulfikar dalam video tersebut yang dikutip Holopis.com, Jumat (5/6/2026).

Menurut Zulfikar, uang yang ditampilkan bukan untuk menunjukkan kesombongan, melainkan sebagai bentuk keyakinan bahwa Hercules berada di pihak yang benar dalam perkara yang tengah dipersoalkan.

“Ini uang ditampilkan bukan untuk kesombongan. Tapi untuk membuktikan bahwa Pak Hercules berada di posisi yang benar,” ujarnya.

Tuding Gufroni Cari Panggung

- Advertisement -

Dalam pernyataannya, Zulfikar juga melontarkan kritik keras kepada Gufroni. Ia menuding pengacara tersebut sengaja memanfaatkan kasus yang melibatkan Ahmad Bahar untuk mencari perhatian publik dan mendompleng popularitas Hercules.

Menurutnya, persoalan antara Ahmad Bahar dan Hercules sebenarnya telah selesai melalui jalur perdamaian, namun kembali diangkat ke ruang publik oleh pihak-pihak tertentu.

“Ahmad Bahar dengan Pak Hercules sudah damai, sudah selesai. Tapi dua hari kemudian kalian tunggangi kasus ini untuk kepentingan pribadi dan mencari panggung di balik nama besar Pak Hercules,” katanya.

Zulfikar juga menegaskan bahwa apabila Gufroni memiliki bukti kuat terkait dugaan pelanggaran hukum yang dituduhkan kepada Hercules, maka seharusnya dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Kalau memang pengacara yang hebat, silakan penjarakan Pak Hercules. Buktikan kebenaran itu di kepolisian,” ujarnya.

Singgung Dugaan Adu Domba

Selain menyoroti aspek hukum, Zulfikar menuding Gufroni kerap membangun narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat dengan membawa-bawa isu agama dalam konflik yang menurutnya murni merupakan perkara hukum.

Ia menegaskan bahwa GRIB Jaya merupakan organisasi yang beranggotakan berbagai latar belakang suku dan agama, sehingga menolak upaya-upaya yang dinilai dapat memicu perpecahan.

“Kami organisasi nasionalis. Di dalam organisasi kami segala macam suku ada, segala macam agama ada. Kami menghormati semua agama yang ada di Indonesia,” kata Zulfikar.

Minta Persoalan Diselesaikan Secara Hukum

Meski melontarkan tantangan terbuka kepada Gufroni, Zulfikar menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud memprovokasi konflik baru. Ia meminta seluruh pihak menyerahkan persoalan tersebut kepada proses hukum yang berlaku.

Menurutnya, setiap tuduhan harus dibuktikan secara hukum dan tidak boleh dibangun berdasarkan narasi yang belum tentu sesuai fakta.

“Kalau memang kalian punya bukti dan merasa benar, silakan buktikan melalui jalur hukum. Jangan membuat cerita-cerita bohong di masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Gufroni terkait tantangan dan pernyataan yang disampaikan Sekjen GRIB Jaya tersebut.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Muhammad Ibnu Idris
Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU