DPP IMM Sebut Bantuan Kurban Presiden Bentuk Kepedulian Sosial

2 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Program bantuan 1.098 sapi kurban Presiden Prabowo Subianto yang menggunakan dana APBN menuai perhatian publik. DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menilai kebijakan tersebut bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak lokal dan masyarakat di berbagai daerah.

Ketua Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik DPP IMM Ari Aprian Harahap mengatakan program bantuan hewan kurban tersebut tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat penerima, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi peternak lokal hingga pelaku usaha distribusi.

“Dampaknya bukan hanya dirasakan penerima bantuan, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi peternak sapi lokal dan para pelaku usaha yang terlibat dalam distribusi serta pengelolaan hewan kurban,” ujar Ari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Menurut Ari, penggunaan dana APBN untuk pengadaan hewan kurban melalui skema Bantuan Presiden atau Banmaspres merupakan hal yang sah secara hukum maupun syariah.

“Ini merupakan bagian dari bantuan kemasyarakatan presiden (Banmaspres) yang memang resmi dalam sistem keuangan Indonesia, jadi jangan terlalu dibesar-besarkan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo yang kemudian diklaim sebagai bantuan personal.

- Advertisement -

“Jadi, ini bukan uang pribadi Prabowo yang kemudian disebut sebagai bantuan pribadi,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah.

Seluruh hewan kurban tersebut berasal dari peternak lokal dengan bobot sapi premium mulai dari 800 kilogram hingga mencapai 1,3 ton.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan sapi kurban tersebut disalurkan ke berbagai daerah, pondok pesantren, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga lembaga sosial di seluruh Indonesia.

“Hewan kurban itu disalurkan ke 552 daerah, lembaga pendidikan, pondok pesantren, lembaga sosial, tokoh masyarakat hingga tokoh agama di seluruh Indonesia,” kata Juri.

Menurut Juri, Presiden Prabowo memberikan arahan agar bantuan sapi kurban tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Presiden memberikan arahan supaya sapi-sapi yang diberikan untuk menjadi sapi kurban ini juga dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah masing-masing,” ujar Juri.

Program bantuan kurban Presiden itu pun kini menjadi perhatian publik karena dinilai tidak hanya memiliki nilai ibadah dan sosial, tetapi juga ikut menggerakkan sektor peternakan lokal di berbagai daerah.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU