HOLOPIS.COM, JAKARTA – Insiden runtuhnya sebuah jembatan layang di Korea Selatan menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai tiga lainnya pada Selasa (26/5). Menurut laporan Kantor Berita Yonhap, sebagian struktur dek atas jembatan tiba-tiba ambruk saat proses pembongkaran berlangsung di Seoul sekitar pukul 14.33 waktu setempat.
Dua korban tewas diketahui merupakan pria berusia 50-an dan 60-an tahun yang diduga bekerja dalam proyek pembongkaran tersebut. Keduanya meninggal setelah tertimpa puing-puing bangunan yang jatuh.
Sementara itu, satu korban lainnya sempat dievakuasi dari bawah kendaraan dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit akibat henti jantung.
Tiga korban luka lainnya masing-masing berusia 30-an, 40-an, dan 50-an tahun. Mereka dilaporkan mengalami cedera di bagian punggung, kepala, dan tulang rusuk.
Saat kejadian berlangsung, total terdapat 12 orang di lokasi proyek. Enam orang lainnya berhasil dievakuasi lebih awal sebelum struktur jembatan runtuh.
Kecelakaan itu terjadi ketika petugas sedang melakukan inspeksi keselamatan terhadap celah selebar 2,9 sentimeter yang muncul akibat penurunan tanah selama proses pemotongan pelat beton pada pagi hari.
Jembatan layang tersebut memiliki panjang sekitar 335 meter dan lebar 14,9 meter. Struktur yang dibangun sejak 1966 itu mulai dibongkar pada Agustus tahun lalu dan dijadwalkan selesai pada awal Juni 2026.


