HOLOPIS.COM, JAKARTA – Persija Jakarta buka suara perihal hukuman yang dijatuhkan Asosiasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) terhadap Shin Tae-yong (STY). Macan Kemayoran pun menghormati keputusan federasi Korsel itu.
Perlu diketahui bersama, Shin Tae-yong disebut telah didakwa atas tindakan disiplin berat ketika melatih Ulsan HD pada periode Agustus-Oktober 2025 lalu. Eks pelatih Timnas Indonesia itu pun dihukum KFA dengan larangan beraktivitias di sepakbola Korea Selatan selama 10 tahun lamanya.
Menariknya, di tengah-tengah ini Persija memboyongnya ke Jakarta untuk menjadi pelatih baru Macan Kemayoran, dan diumumkan pada (8/6/2026) lalu. STY pun menandatangani kontrak yang cukup lama yakni selama tiga tahun.
Seiring dengan kabar hukuman KFA ini bergulir, Persija pun kemudian buka suara dan menegaskan bahwa pihak klub menghormati keputusan federasi.
“Persija menghormati keputusan yang sudah ditetapkan oleh Korea Football Association (KFA),” tulis pernyataan Persija, seperti dikutip Holopis.com.
Lebih lanjut, Persija juga akan terus mengikuti perkembangan yang ada perihal masalah hukuman KFA terhadap pelatihnya tersebut.
“Persija akan terus mengikuti perkembangan dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, sebelum mengambil keputusan resmi.”
Lantas, akan seperti apa nasib Shin Tae-yong selanjutnya?



