Xiaomi Resmi Luncurkan Redmi Watch 6 di Indonesia, Tawarkan Fitur Premium Harga Terjangkau

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Xiaomi Indonesia kembali membuat gebrakan besar di pasar perangkat sandang (wearable) tanah air dengan meluncurkan Redmi Watch 6 pada Mei 2026.

Kehadiran jam tangan pintar ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta teknologi tanah air karena menawarkan kombinasi fitur premium yang sangat langka untuk kelas harganya.

Dibanderol dengan harga resmi Rp1.499.000, gawai pintar ini menjadi pendatang baru yang siap mendisrupsi pasar perangkat sandang kelas menengah.

Langkah strategis ini diambil Xiaomi untuk menyasar generasi muda, khususnya Gen Z, yang selalu menuntut keseimbangan sempurna antara produktivitas, estetika modern, dan gaya hidup aktif.

Keunikan paling mencolok dari Redmi Watch 6 langsung terlihat pada sektor visualnya yang sangat mendominasi dan tidak biasa untuk kelas harganya.

Xiaomi berani menyematkan panel layar AMOLED raksasa berukuran 2,07 inci yang dikelilingi oleh bezel simetris ultra-tipis dengan ukuran hanya 2 milimeter.

- Advertisement -

Keputusan desain yang berani ini menghasilkan rasio layar-ke-bodi yang sangat tinggi, sehingga memberikan impresi visual yang sangat lega layaknya jam tangan pintar kelas atas.

Tidak hanya luas, layar ini juga dibekali dengan tingkat kecerahan puncak yang sangat mumpuni hingga mencapai angka 2.000 nits.

Berkat dukungan refresh rate 60 Hz, pergerakan animasi di layar dijamin tetap mulus, dan informasi penting pun tetap terbaca dengan jelas meski di bawah terik matahari langsung saat berolahraga outdoor.

Di balik keindahan tampilan visualnya yang memukau, faktor ketahanan daya baterai menjadi daya tarik luar biasa berikutnya yang ditawarkan oleh perangkat ini.

Berbekal baterai berkapasitas 550 mAh, Redmi Watch 6 diklaim mampu bertahan hingga 24 hari penuh untuk penggunaan ringan hanya dalam satu kali pengisian daya.

Ketahanan ekstrem ini menjawab tuntas keluhan klasik para pengguna smartwatch yang kerap merasa terganggu karena harus terus-menerus mengisi daya gawai mereka hampir setiap malam.

Hebatnya lagi, semua performa daya ini dikemas rapi di dalam bodi berbahan aluminum alloy premium yang sangat ramping dengan ketebalan fisik hanya 9,9 milimeter.

Dari segi fungsionalitas, integrasi sistem operasi HyperOS terbaru dan chip GNSS independen dengan teknologi antena ganda L1 memastikan akurasi pelacakan rute tanpa ketergantungan pada GPS ponsel.

Masyarakat Indonesia yang ingin merasakan langsung pengalaman menggunakan jam tangan pintar berlayar lega dan berbaterai awet ini bisa membelinya secara serentak mulai tanggal 25 Mei 2026.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dede Suhadi
Ronalds Petrus Gerson
Dede Suhadi, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU