HOLOPIS.COM, SELAYAR – Sebuah kapal kayu milik Juragan bernama Kasim, tenggelam di Pelabuhan Kalaotoa, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (18/5) subuh.
Rencananya kapal kayu yang memuat 17 ekor sapi, 240 karung kopra serta arang tersebut hendak menuju Kota Selayar.
Selain itu, kapal juga memuat sejumlah tabung gas elpiji kosong dalam jumlah yang belum diketahui secara pasti.
Salah seorang warga setempat, Hardi menuturkan, peristiwa itu terjadi secara tiba-tiba saat kondisi masih gelap menjelang pagi.
“Waktu kejadian masih subuh, tiba-tiba kapal sudah mulai miring dan akhirnya tenggelam. Sapi-sapi banyak yang tidak sempat diselamatkan,” ujar Hardi, saat dikonfirmasi.
Ia menyebut warga sempat berupaya membantu menyelamatkan sejumlah muatan yang masih bisa dijangkau.
“Namun hanya sebagian yang bisa diselamatkan sedangkan sebagiannya lagi tenggelam ke dasar laut,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut kata dia, 10 ekor sapi dilaporkan mati, 5 ekor lainnya dinyatakan hilang dan sebagiannya lagi diduga lari ke arah hutan sekitar pelabuhan.
Sementara itu, dua ekor sapi berhasil diselamatkan dari insiden tersebut.
Hingga saat ini, jumlah kerugian akibat tenggelamnya kapal tersebut belum dapat dipastikan, termasuk total kopra yang diangkut.
“Namun, sejumlah tabung kosong terlihat terbawa arus dan sudah dikumpulkan di sekitar bibir pantai,” bebernya.
Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian, sementara penyebab pasti tenggelamnya kapal belum diketahui secara resmi kuat dugaan kapal tersebut kelebihan muatan.


