HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kericuhan yang pecah usai pertandingan play off promosi antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Polres Jayapura bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dalam maupun luar stadion. Langkah itu dilakukan untuk mengungkap penyebab hingga pelaku kerusuhan yang berujung pembakaran kendaraan tersebut.
Namun, di tengah proses penyelidikan, polisi menghadapi kendala serius. Kamera pengawas atau CCTV yang seharusnya menjadi alat penting untuk melacak kejadian di lokasi ternyata tidak berfungsi optimal.
Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Alamsyah Ali menjelaskan pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan pengelola Stadion Lukas Enembe untuk menelusuri kondisi CCTV di area stadion.
“Jadi memang terus terang CCTV di stadion itu tidak berfungsi dengan baik sehingga belum mendukung kami. Untuk itu kami akan melakukan koordinasi dengan pihak pengelola stadion,” kata AKP Alamsyah di Jayapura, dikutip pada Minggu, (10/5/2026).
Meski menghadapi keterbatasan alat bukti visual, polisi memastikan proses olah TKP berjalan lancar. Petugas juga terus mengumpulkan berbagai informasi terkait kericuhan yang terjadi setelah pertandingan selesai.
Menurut Alamsyah, seluruh hasil olah TKP sementara telah dicatat oleh tim penyidik. Hal itu termasuk pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan di lokasi.
“Kemudian untuk olah TKP sudah selesai dilakukan dan hasilnya sementara dicatat oleh tim termasuk pemeriksaan pemeriksaan terhadap 14 orang yang diamankan terkait dalam kerusuhan tersebut,” jelas AKP Alamsyah.
Selain itu, polisi juga mulai mendata dan mengumpulkan barang bukti berupa kendaraan roda dua maupun roda empat yang terbakar di area stadion. Barang bukti tersebut nantinya akan dipublikasikan untuk membantu proses penyelidikan.
“Kami juga berharap jika ada warga yang melihat oknum masyarakat yang membakar kendaraan bisa melaporkan kepada polisi,” ujar AKP Alamsyah.
Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe terjadi tidak lama setelah pertandingan Persipura Jayapura kontra Adhyaksa FC berakhir. Di laga panas itu, Mutiara Hitam keok 0-1 dari tim tamu.
Situasi pun memanas hingga memicu aksi pembakaran kendaraan di sekitar area stadion.


