Heboh! Satpol PP HSU Keluarkan Edaran Adanya Makhluk Gaib, Warga Diminta Perbanyak Doa

0 Shares

HULU SUNGAI UTARA, HOLOPIS.COM – Surat edaran Satpol PP HSU soal dugaan makhluk gaib viral, warga diminta tingkatkan doa dan salat hajat demi ketentraman desa.

Sebuah surat edaran yang dikeluarkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, mendadak viral di media sosial dan grup percakapan warga.

Surat tersebut menjadi perhatian publik karena memuat imbauan terkait laporan dugaan kemunculan makhluk gaib di sejumlah wilayah di HSU.

Salah satu unggahan yang ikut memicu ramainya perbincangan publik dibagikan oleh akun Facebook Info Banua 6.

Akun tersebut mengunggah foto surat edaran Satpol PP dan Damkar HSU disertai narasi mengenai laporan kemunculan makhluk gaib di sejumlah desa.

Unggahan itu kemudian menyebar luas ke berbagai grup WhatsApp dan media sosial lain hingga menuai beragam komentar dari warganet.

- Advertisement -

Dalam edaran tertanggal 4 Mei 2026 itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperbanyak doa dan menggelar salat hajat demi menjaga ketentraman lingkungan.

Beberapa wilayah yang disebut dalam surat tersebut antara lain Kecamatan Pihuang, Sungai Binuang, Panawakan, Tabalong Mati, hingga Talaga Bamban.

Aparat desa diminta ikut menjaga situasi tetap aman dan kondusif menyusul keresahan warga yang berkembang pasca Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Satpol PP dan Damkar HSU, Asikin Noor, membenarkan adanya surat edaran tersebut.

Ia menegaskan bahwa surat itu bersifat imbauan sebagai respons atas laporan masyarakat mengenai fenomena yang dianggap tidak biasa.

“Surat edaran ini sifatnya imbauan. Kami meminta aparat desa bersama masyarakat meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat kegiatan keagamaan untuk menjaga ketentraman lingkungan,” ujar Asikin Noor, seperti yang dilansir oleh Holopis.com, Jumat (8/05/2026).

Dalam surat itu, masyarakat juga dianjurkan meningkatkan ketakwaan melalui doa bersama dan pelaksanaan salat hajat di desa masing-masing.

Langkah tersebut dinilai dapat membantu menenangkan warga yang mulai resah akibat isu yang beredar.

Meski demikian, Asikin Noor mengatakan pihaknya belum menemukan bukti adanya kemunculan makhluk gaib seperti yang dilaporkan warga.

Satpol PP bersama aparat terkait telah melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang disebut dalam laporan masyarakat.

“Namun selama kami patroli ke lokasi yang dilaporkan, hal tersebut tidak terlihat. Jadi warga kami minta untuk meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Fenomena ini turut mendapat tanggapan dari kalangan tokoh agama.

Salah satu pengajar di Pondok Pesantren Alabio, Ustaz Abd Rohim, mengatakan bahwa dalam ajaran Islam memang dikenal adanya makhluk selain manusia, yakni jin.

“Dalam Alquran dijelaskan bahwa Allah menciptakan jin dari api. Mereka hidup berdampingan dengan manusia, tetapi berada di alam yang berbeda,” ujarnya.

Ia mengutip Surah Adz-Dzariyat ayat 56 yang menyebut bahwa jin dan manusia diciptakan untuk beribadah kepada Allah.

Selain itu, Surah Al-Hijr ayat 27 juga menjelaskan penciptaan jin dari api yang sangat panas.

Meski demikian, Abd Rohim mengingatkan masyarakat agar tidak mudah panik ataupun terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.

Menurutnya, masyarakat tetap harus mengedepankan akal sehat dan menjaga kerukunan sosial.

“Yang terpenting adalah memperkuat aqidah dan keyakinan kita serta ibadah, berdasarkan pemahaman ahlussunnah wal jamaah, tidak menyebarkan ketakutan, dan tetap menjaga kerukunan di masyarakat,” tegasnya.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi lebih lanjut mengenai kebenaran laporan kemunculan makhluk gaib tersebut.

Namun surat edaran Satpol PP HSU itu telanjur ramai diperbincangkan publik dan memicu beragam reaksi di media sosial.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU