HOLOPIS.COM, JAKARTA – TNI Angkatan Laut terus memperkuat kesiapan tempur prajuritnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah perairan Indonesia. Salah satu upaya itu dilakukan melalui latihan Peran Tempur Bahaya Udara yang digelar prajurit KRI Teluk Sibolga-536 saat kapal bersandar di Dermaga Pondok Dayung, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Latihan itu jadi bagian dari pembinaan kemampuan tempur prajurit jajaran Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada I untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman udara di laut.
Dalam latihan itu, seluruh personel dilatih untuk mampu mendeteksi, merespons, dan mengambil tindakan cepat terhadap potensi serangan udara yang dapat mengancam keamanan kapal.
“Latihan Peran Tempur Bahaya Udara dilaksanakan untuk mengasah kemampuan personel dalam mendeteksi, merespons, dan mengambil tindakan cepat terhadap potensi ancaman udara yang dapat mengganggu keamanan kapal,” demikian keterangan resmi Dinas Penerangan TNI AL (Dispenal) yang dikutip pada Kamis, (7/5/2026).
Seluruh prajurit menjalani latihan dengan disiplin tinggi dan mengikuti prosedur operasional yang telah ditetapkan. Fokus utama diarahkan pada koordinasi antarpos tempur, kesiapan personel, serta kecepatan reaksi dalam menghadapi kondisi darurat.
Dalam simulasi tersebut, setiap prajurit dituntut memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing ketika status bahaya udara diberlakukan di atas kapal perang. Koordinasi yang solid dinilai jadi faktor penting untuk menciptakan kemampuan tempur yang optimal dan respons cepat dalam situasi kritis.
“Koordinasi antarpos tempur, kesiapan personel, serta kecepatan reaksi menjadi fokus utama dalam latihan guna menciptakan kemampuan tempur yang optimal,” lanjut keterangan Dispenal.
Latihan rutin semacam ini juga menjadi bagian dari pembentukan profesionalisme dan naluri tempur prajurit KRI Teluk Sibolga-536. Melalui latihan berkelanjutan, prajurit diharapkan mampu bertindak sigap, tepat, dan terukur ketika menghadapi ancaman nyata di medan operasi.
“Melalui latihan yang rutin dan berkelanjutan, diharapkan seluruh personel mampu bertindak sigap, tepat, dan terukur dalam menghadapi situasi darurat di atas kapal,” tambah keterangan Dispenal.
TNI AL menyampaikan Latihan itu sekaligus menunjukkan komitmen KRI Teluk Sibolga-536 dalam menjaga kesiapan operasional unsur KRI di bawah jajaran Koarmada I.
Dengan penguatan kemampuan tempur prajurit, TNI AL berharap kesiapan menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia dapat terus terja


