Siaga 1 Angke Hulu: Alarm Dini Banjir Jakarta Barat-Utara Mulai Berbunyi

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kenaikan drastis tinggi muka air (TMA) di Pos Pantau Pintu Air Angke Hulu menjadi ancaman potensi banjir di sejumlah wilayah Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta resmi menetapkan status Siaga 1 atau bahaya pada Selasa dini hari, setelah ketinggian air menyentuh angka kritis.

Dari informasi BPBD DKI yang dikutip di Jakarta, Selasa, lonjakan volume air terjadi sejak Senin (4/5) petang. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah hulu sungai serta kondisi cuaca mendung menjadi pemicu utama meningkatnya debit air secara signifikan.

Data dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI mencatat, pada Selasa, (5/5/2026), pukul 00:00 WIB, tinggi muka air di Pos Angke Hulu mencapai 350 cm dengan status Siaga 1 dan kondisi cuaca mendung. Angka ini menunjukkan peningkatan cepat dibandingkan empat jam sebelumnya, di mana pada pukul 20:00 WIB, TMA masih berada di level 320 cm.

BPBD DKI mengingatkan bahwa gelombang air tersebut diperkirakan akan bergerak menuju Pintu Air Cengkareng Drain dalam waktu sekitar tiga jam. Kondisi ini membuat masyarakat di wilayah bantaran sungai diminta bersiap.

Lonjakan TMA di Angke Hulu terjadi dalam waktu singkat. Pada Senin (4/5), pukul 17:00 WIB, ketinggian air masih berada di angka 220 cm dengan status Siaga 3. Namun, hanya dalam satu jam, naik menjadi 280 cm (Siaga 2).

Kemudian, meningkat lagi menjadi 295 cm pada pukul 19:00 WIB saat hujan gerimis mulai turun.

- Advertisement -

Situasi memburuk pada pukul 20:00 WIB saat air menyentuh level bahaya, sebelum akhirnya mencapai puncaknya di angka 350 cm pada tengah malam.

Aliran Sungai Angke diprediksi akan melintasi sejumlah kawasan padat penduduk di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Kembangan Selatan, Duri Kosambi, Rawa Buaya, dan Kembangan Utara.

Selain itu, daerah seperti Kedaung Kaliangke, Cengkareng Timur, Kapuk, Kapuk Muara, hingga Kamal Muara juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan.

Tak hanya Angke Hulu, sejumlah pintu air lain di Jakarta juga menunjukkan peningkatan status. Hingga Selasa pukul 00:00 WIB, Pos Pasar Ikan tercatat berada pada Siaga 2 dengan TMA 233 cm.

Sementara itu, Pos Manggarai (775 cm), Karet (510 cm), Pesanggrahan (180 cm), dan Sunter Hulu (180 cm) berada pada status Waspada atau Siaga 3.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Senin (4/5) telah menyebabkan banjir di 55 rukun tetangga (RT) serta merendam tiga ruas jalan utama di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.

Genangan air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter di titik terdalam. Jakarta Selatan menjadi wilayah paling terdampak dengan 51 RT terendam banjit, di mana Kelurahan Petogogan terdapat 37 RT terdampak.

Selain permukiman, akses transportasi juga terganggu akibat genangan setinggi 30 hingga 70 sentimeter di sejumlah titik vital seperti Jalan Swadarma, Jalan Ciledug Raya, dan kolong Tol JORR Meruya Utara.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU