Viral Sepatu Sekolah Rakyat Rp700 Ribu, Stradenine Klarifikasi: Tak Terlibat Pengadaan!

2 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Viral sepatu Sekolah Rakyat Rp700 ribu, Stradenine klarifikasi tak terlibat, isu anggaran Kemensos jadi sorotan publik di media sosial.

Isu dugaan harga sepatu dalam program Sekolah Rakyat mencapai Rp700 ribu per pasang ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun X @regar_oposisi mengunggah foto sepatu yang dikaitkan dengan pengadaan Kementerian Sosial (Kemensos).

Unggahan tersebut langsung menyebar luas dan memicu perdebatan di kalangan warganet, terutama terkait besarnya anggaran yang dinilai tidak wajar untuk perlengkapan siswa.

Di tengah ramainya isu tersebut, nama brand lokal Stradenine ikut terseret karena foto produk yang beredar diketahui merupakan salah satu koleksi mereka.

Hal ini memunculkan spekulasi publik seolah-olah brand tersebut terlibat dalam proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat yang sedang menjadi sorotan.

Menanggapi hal itu, owner Stradenine Reynaldi Daud melalui akun X @reynaldi_daud langsung memberikan klarifikasi.

- Advertisement -

Ia menegaskan, produk yang beredar memang milik Stradenine, namun harga aslinya jauh dibawah angka yang viral di media sosial.

“Foto produk yang beredar di pemberitaan memang merupakan salah satu artikel kami dengan harga Rp179.900,” tulisnya.

Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Holopis
Viral sepatu Rp700 ribu, Stradenine klarifikasi tak terlibat pengadaan Kemensos (Foto: Kemensos)

Reynaldi juga menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam pengadaan sepatu yang dimaksud.

Ia menyebut Stradenine tidak pernah menerima pesanan, tidak mengetahui proses pengadaan, dan tidak terlibat secara langsung dalam program tersebut.

Pernyataan ini kemudian ramai dibagikan ulang oleh warganet dan menjadi salah satu rujukan untuk meluruskan informasi yang sebelumnya simpang siur.

Sementara itu, polemik harga Rp700 ribu per pasang sepatu berasal dari dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) Kemensos tahun 2026.

Dalam dokumen tersebut tercatat anggaran sebesar Rp27,54 miliar untuk pengadaan 39.345 pasang sepatu siswa.

Jika dihitung secara sederhana, angka tersebut memunculkan asumsi harga sekitar Rp700 ribu per pasang, yang kemudian memicu kritik luas di media sosial.

Menanggapi hal ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf sebelumnya menjelaskan bahwa angka tersebut masih berupa pagu anggaran dan belum merupakan harga final.

Ia menyebut nilai tersebut masih dapat berubah mengikuti proses pengadaan melalui mekanisme e-purchasing serta penyesuaian kebutuhan di lapangan.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan rinci terkait spesifikasi sepatu yang akan dibeli dalam program Sekolah Rakyat tersebut.

Dokumen yang beredar hanya menyebutkan bahwa produk harus berasal dari dalam negeri, tanpa merinci bahan, standar kualitas, maupun ketentuan teknis lainnya yang dapat memengaruhi harga.

Ketiadaan informasi detail ini membuat perdebatan di publik terus bergulir, meski klarifikasi dari Stradenine telah membantu meluruskan salah satu kesalahpahaman yang muncul.

Brand asal Surabaya itu sendiri diketahui memasarkan produknya dengan kisaran harga Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per pasang, sehingga angka Rp700 ribu yang viral dipastikan bukan berasal dari harga resmi produk mereka.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU