JAKARTA, HOLOPIS.COM – Banjir merendam kawasan Gandaria City, Jakarta Selatan. Sejumlah rute Transjakarta dihentikan sementara akibat genangan yang mengganggu operasional bus.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Senin (4/5/2026) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik.
Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah berada di kawasan Gandaria City, Jakarta Selatan, hingga membuat sejumlah rute Transjakarta tidak beroperasi dan mengalami pengalihan.
Berdasarkan informasi dari akun resmi Transjakarta, genangan air di sekitar Gandaria City membuat layanan bus di beberapa rute terganggu.
Bahkan, ada rute yang untuk sementara waktu dihentikan operasionalnya karena kondisi jalan yang tidak memungkinkan dilalui armada.
“Sementara tidak beroperasi melayani pelanggan dikarenakan adanya genangan air di sekitar Gandaria City,” demikian keterangan resmi Transjakarta yang dikutip pada pukul 18.20 WIB.
Selain penghentian sementara, sejumlah rute lainnya juga mengalami pengalihan dan perpendekan lintasan guna menghindari titik-titik banjir yang berpotensi menghambat perjalanan.
Salah satu rute yang terdampak adalah 8N (Kebayoran-Petamburan via Asia Afrika) yang tidak beroperasi akibat genangan di kawasan Gandaria.
Kemudian, Koridor 8 (Lebak Bulus-Pasar Baru) juga mengalami perpendekan rute karena kondisi serupa di sekitar lokasi tersebut.
Tak hanya itu, rute 8D (Blok M-Joglo) juga mengalami perpendekan rute imbas genangan di sekitar kolong Tol Meruya Selatan.
Akibatnya, layanan tidak melayani sejumlah halte, mulai dari Bus Stop Gang H Mansur hingga Halte Gerbang Tol Meruya Selatan.
Sementara itu, rute lain seperti 5N (Ragunan-Kampung Melayu) mengalami pengalihan jalur karena genangan di sekitar Pasar Kambing.
Rute 1M (Meruya-Blok M) juga dialihkan akibat banjir di Jalan Flamboyan Gang Tolo, serta tidak melayani beberapa titik pemberhentian.
Banjir yang terjadi disebut merupakan dampak dari intensitas hujan tinggi yang mengguyur Jakarta sejak sore hari.
Genangan air dengan cepat menghambat arus lalu lintas, termasuk operasional transportasi publik seperti Transjakarta.
Kondisi ini membuat sejumlah penumpang harus mencari alternatif transportasi lain atau menyesuaikan rute perjalanan mereka.
Transjakarta mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru terkait layanan melalui kanal resmi.
Hingga malam hari, petugas masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan, sementara genangan di beberapa titik dilaporkan mulai berangsur surut.
Namun demikian, potensi gangguan layanan masih bisa terjadi jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.


