HOLOPIS.COM, JAKARTA – Lanskap pariwisata Indonesia pada medio 2026 ini tengah menyaksikan pergeseran selera pelancong yang semakin haus akan pengalaman menginap eksklusif. Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat, melainkan sebuah lonjakan nyata dalam permintaan akomodasi premium yang tercatat terus mendaki sejak tahun lalu.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi saksi bisu di mana jumlah hotel berbintang dan fasilitas penginapan telah menembus angka 34.702 unit pada 2025. Angka yang fantastis ini terus mekar seiring dengan pulihnya gairah sektor pariwisata tanah air pasca-pandemi.
Merespons denyut nadi pasar yang menginginkan standar pelayanan tinggi dengan sentuhan modernitas, PRISM sebagai perusahaan induk OYO mengambil langkah strategis. Melalui brand Palette, mereka menghadirkan solusi bagi ceruk pasar yang mendambakan kemewahan namun tetap efisien.
Kehadiran Palette seolah menjadi jawaban atas kebutuhan wisatawan masa kini yang tidak hanya mencari tempat untuk merebahkan diri. Mereka kini lebih mengedepankan pengalaman menginap yang terstandarisasi dengan estetika desain yang segar dan pelayanan yang memadai.
Strategi ini menandai evolusi PRISM dalam menyediakan layanan berkualitas tinggi bagi segmen pasar domestik maupun internasional. Fokusnya adalah memberikan kenyamanan ekstra yang disesuaikan dengan gaya hidup pelancong modern di berbagai penjuru nusantara.
Pulau Dewata kembali menjadi panggung utama dalam babak baru ekspansi ini. Setelah sukses menancapkan kuku melalui Palette Legian Beach dan Palette Signature di Sanur, PRISM kini bersiap meluncurkan kembali dua properti tambahan di wilayah Bali.
Pemilihan Bali bukanlah tanpa alasan; pulau ini tetap memegang takhta sebagai destinasi favorit dengan tingkat okupansi yang paling stabil. Segmen pasar leisure dan short gateway yang terus bertumbuh menjadi pendorong utama pertumbuhan permintaan akomodasi di sana.
Namun, ambisi PRISM tidak berhenti di tepi pantai Bali yang ikonik saja. Menariknya, Palette kini mulai melirik kota-kota berkembang yang selama ini mungkin luput dari sorotan utama penyedia akomodasi mewah berskala besar.
Solo, Bandar Lampung, hingga berbagai titik di Sumatera Selatan menjadi target ekspansi berikutnya bagi brand ini. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki potensi pertumbuhan yang sangat kuat karena didorong oleh mobilitas domestik yang sangat dinamis.
Kebutuhan akan akomodasi berkualitas di kota-kota tersebut masih tergolong terbatas, terutama pada segmen premium. Hal inilah yang menjadi celah bagi Palette untuk masuk dan menyediakan layanan yang selama ini dicari oleh pelaku perjalanan bisnis maupun keluarga.
Hendro Tan, selaku Country Head PRISM Indonesia, menegaskan bahwa ekspansi brand Palette adalah bagian krusial dari visi besar perusahaan. Langkah ini diambil untuk memperkuat dominasi mereka di segmen premium Indonesia demi menjangkau pelanggan yang lebih jeli.
Melalui jaringan yang semakin menggurita di titik-titik strategis, langkah berani ini diproyeksikan tidak hanya akan membesarkan bisnis PRISM. Lebih jauh lagi, inisiatif ini diharapkan mampu menopang akselerasi pertumbuhan industri pariwisata nasional secara berkelanjutan.

