Kapal Induk Terkuat AS Gerald R. Ford Tumbang! Trump Kehilangan Kekuatan di Medan Tempur

1 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kapal induk super milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), USS Gerald R. Ford, terpaksa mundur dari zona operasi perang lawan Iran. Kapal induk raksasa itu ditarik karena insiden kebakaran internal yang mengganggu kesiapan tempurnya di tengah konflik kawasan.

Kapal yang menjadi simbol kekuatan militer AS itu kini dijadwalkan menuju Teluk Souda, Kreta, untuk menjalani perbaikan darurat.

Mengutip dari ulasan Maritime Executive, Kamis, (18/3/2026), insiden bermula dari kebakaran di ruang laundry di bawah dek kapal. Api dilaporkan berasal dari saluran ventilasi pengering sebelum menyebar dan merusak area tempat tidur awak.

Dampaknya tidak kecil. Lebih dari 200 personel dilaporkan mengalami gangguan akibat menghirup asap. Adapun satu anggota kru harus menjalani evakuasi medis.

Kerusakan juga membuat ratusan awak kehilangan tempat istirahat. Dalam kondisi darurat, mereka terpaksa tidur di ruang mana pun yang tersedia di dalam kapal.

Kapal Lumpuh Sebagian

Kerusakan yang terjadi membuat fasilitas penting kapal praktis tidak berfungsi. Hal itu terutama area laundry yang menjadi kebutuhan dasar ribuan awak.

Untuk mengatasi krisis ini, Angkatan Laut AS bahkan harus mendatangkan sekitar 1.000 kasur dari kapal induk lain, USS John F. Kennedy, beserta perlengkapan tambahan.

Langkah darurat ini menunjukkan betapa seriusnya dampak kebakaran terhadap operasional internal kapal.

Kondisi USS Gerald R. Ford semakin berat karena kapal ini sudah menjalani penugasan hampir 10 bulan. Durasi itu mendekati rekor terpanjang dalam sejarah Angkatan Laut AS.

Tekanan operasional berkepanjangan diduga jadi faktor yang memperbesar risiko gangguan teknis di kapal dengan kompleksitas tinggi tersebut.

Jika perbaikan berlangsung lama atau penugasan diperpanjang, kapal ini berpotensi mencatat sejarah sebagai salah satu deployment terlama.

Meski mengalami gangguan serius, awak kapal disebut tetap menjalankan operasi tempur.

Begitu pun serangan udara dari kapal induk ini dilaporkan tetap berlangsung. Hal itu menunjukkan upaya mempertahankan daya tempur meski dalam kondisi terbatas.

Hal ini menegaskan pentingnya peran USS Gerald R. Ford dalam konflik yang melibatkan Iran.

Kekuatan AS Menyusut Sementara

Penarikan USS Gerald R. Ford ke Kreta untuk perbaikan akan mengurangi kekuatan kapal induk AS di kawasan. Kondisi itu akan berpengaruh terhadap kekuatan AS.

Untuk sementara, hanya USS Abraham Lincoln yang tetap beroperasi di wilayah tersebut.

Komando Pusat AS menyebut kapal itu ‘berlayar’ dekat dengan Iran. Meski laporan intelijen lain mengindikasikan posisinya bergeser ke perairan Oman. Klaim itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Sebagai pengganti, kapal induk USS George H.W. Bush disiapkan untuk segera dikerahkan dari Norfolk guna menutup celah kekuatan yang ditinggalkan Ford.

Insiden ini membuka sisi lain dari operasi militer besar. Kondisi itu bahkan kapal induk paling canggih sekalipun tidak kebal terhadap tekanan teknis dan operasional.

Penarikan USS Gerald R. Ford bukan sekadar perbaikan rutin. Tapi, melainkan sinyal bahwa intensitas konflik mulai menguji batas kemampuan logistik dan ketahanan armada AS.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Dani Yoga
Tim Penulis & Editor
Dani Yoga
1 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU