HOLOPIS.COM, JAKARTA – Polemik soal sumber anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergulir. Menanggapi isu yang berkembang, Kapoksi Komisi III DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Gerindra Riau, Muhammad Rahul, angkat bicara.
Ia menegaskan bahwa tudingan adanya pemotongan dana pendidikan untuk membiayai MBG tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan opini publik.
“Perlu dipahami bahwa penetapan anggaran pendidikan nasional beserta rinciannya merupakan hasil musyawarah bersama antara Pemerintah dan seluruh fraksi di DPR RI. Tidak tepat jika ada narasi yang seolah-olah hanya satu pihak yang mengambil keputusan,” tegas Muhammad Rahul dalam keteranagnnya yang dikutip Holopis.com, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, penyusunan APBN dilakukan secara kolektif antara pemerintah dan DPR RI melalui Badan Anggaran (Banggar), termasuk seluruh fraksi, di antaranya Fraksi PDIP. Seluruh keputusan itu juga telah disahkan dalam rapat paripurna sebelum menjadi Undang-Undang APBN.
MBG Disebut Investasi Jangka Panjang
Rahul menjelaskan, Program MBG merupakan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan memperkuat asupan gizi anak-anak Indonesia sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
Sebelumnya, sejumlah politisi PDIP seperti Maria Yohana Esti Wijayanti dan Adian Napitupulu menyampaikan kekhawatiran mengenai sumber pendanaan program tersebut.
Namun, klarifikasi telah disampaikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang menegaskan tidak ada pemangkasan dana pendidikan untuk membiayai MBG.
Rahul menilai polemik ini tidak perlu digiring menjadi isu politik yang berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Fokus utama kita adalah memastikan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia. Jika program ini untuk kepentingan rakyat, mari kita kawal bersama. Jangan membangun narasi yang membuat masyarakat ragu terhadap program untuk generasi bangsa,” ujarnya.
Selain aspek gizi, Rahul juga menekankan agar pelaksanaan MBG melibatkan pelaku usaha lokal. Dengan begitu, program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan anak-anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah.
Sebagai Kapoksi Komisi III DPR RI dan Ketua DPD Gerindra Riau, ia menegaskan komitmennya menjaga akurasi informasi publik serta memastikan setiap kebijakan negara tetap berpihak kepada rakyat.



