Trump Main Keras di Arktik, Bidik Greenland dari Bayang Rusia–China

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Langkah Presiden AS Donald Trump yang ingin mencaplok Greenland terus jadi sorotan global. Meski pejabat AS mengklaim, akuisisi Greenland dilakukan dengan skema pembelian bukan lewat invansi militer.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyampaikan manuver AS itu untuk mencegah ‘agresi’ Rusia dan China di wilayah Arktik yang mencakup Greenland.

Menurut Leavitt, Trump dan pejabat pemerintahan di sektor keamanan nasional terus membahas akuisisi Greenland. Dia bilang Trump terang-terangan ingin memperlihatkan kepada dunia bahwa AS serius soal Greenland karena ada kepentingan terbaik untuk Negeri Paman Sam itu.

Leavitt menyampaikan demikian karena AS melihat Greenland untuk mengadang Rusia dan China di Arktik. Kekhawatiran bayang dari Rusia-China di Arktik jadi perhitungan cermat AS membuat skenario.

“Ia (Trump) melihat langkah ini sebagai kepentingan terbaik AS untuk mencegah agresi Rusia dan China di wilayah Arktik. Itulah sebabnya Trump bersama tim saat ini sedang membicarakan cara akuisisi,” kata Leavitt, dikutip dari Kyodo, pada Kamis, (8/1/2026).

Leavitt bilang semua opsi masih mungkin dilakukan termasuk mengarahkan invansi militer AS untuk mengakuisisi Greendland. Tapi, dia menkankan opsi pertama Trump selalu diplomasi.

- Advertisement -

Kongres Tolak Aksi Militer

Ketua DPR AS Mike Johnson mengatakan bahwa AS ‘tak sedang berperang’ dengan Greenland. Dia menuturkan AS juga tak berniat untuk terlibat dalam aksi militer di sana.

“Kami tidak sedang berperang dengan Greenland. Kami tidak berniat untuk berperang. Tidak ada alasan untuk berperang dengan Greenland,” kata Johnson dikutip dari Anadolu pada Kamis, (8/1/2026).

Johnson mengakui Greenland memiliki kepentingan geopolitik dan strategis yang signifikan. Ia menggambarkan wilayah Arktik tersebut sebagai daratan yang menarik bagi AS.

Namun, ia menolak anggapan bahwa kekuatan militer sedang dipertimbangkan AS. Dia bilang saat ini tak ada diskusi serius yang terjadi baik di dalam pemerintahan maupun di Kongres.

Dia menegaskan invansi militer ke Greenland juga bukan kemungkinan. Sebab, tak ada pembucaraan ke kongres.

“Saya rasa tidak ada yang mempertimbangkannya secara serius. Dan di Kongres, kami tentu saja tidak,” kata Johnson.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU