Siapa yang Mati di Akhir Stranger Things? Netizen Banjir Air Mata

1.4K
0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Serial populer Netflix, Stranger Things akhirnya rangkum di episode terakhir ‘The Rightside Up’ setelah 9 tahun menghiasi layar kaca para penggemarnya. Para penonton akhirnya mendapat jawaban atas rasa penasaran yang selama ini menggantung. Siapa yang selamat, siapa yang gugur, dan apakah Hawkins benar-benar berhasil keluar dari mimpi buruk Upside Down yang menghantui mereka sejak awal cerita.

Biasanya, serial ini dikenal tega dan bisa membunuh karakter – karakter favorit, namun episode pamungkas Stranger Things justru mencatat jumlah korban yang relatif sedikit.

Ancaman dan musuh utama para warga Hawking serta El (Millie Bobby Brown) dan kawan-kawan adalah, Vecna (Jamie Campbell Bower) bersama Mindflayer. Vecna dan Mindflayer akhirnya berhasil dikalahkan secara bersama-sama dan bukan oleh El sendirian.

Momen penentu datang dari Joyce Byers (Winona Ryder), yang kembali menunjukkan perannya sebagai sosok ibu paling tangguh di Hawkins. Bersama Jim Hopper (David Harbour), Mike Wheeler (Finn Wolfhard), Dustin Henderson (Gaten Matarazzo), Lucas Sinclair (Caleb McLaughlin), dan Max Mayfield (Sadie Sink), kelompok ini sukses menutup celah antar dimensi yang selama ini menjadi sumber kekacauan.

Stranger Things Season 5 Holopis.com
Serial Stranger Things Season 5. [Foto: Netflix]
Namun kemenangan itu tidak datang tanpa kehilangan. Kali Prasad alias Eight (Linnea Berthelsen) harus meregang nyawa setelah ditembak Kolonel Akers (Alex Breaux) dalam situasi genting yang juga melibatkan Hopper.

Bagi Sobat Holopis yang belum menonton episode terakhir Stranger Things, hindari spoiler ini ya!

- Advertisement -

Eleven Alias Jane Hopper Meninggal?

Meski Eleven (Millie Bobby Brown) berusaha menyelamatkannya, Kali meninggal dalam pelukan sang adik angkat. Di sisi lain, perlawanan terhadap militer berlangsung brutal. Hopper dan Murray Bauman (Brett Gelman) berhasil melumpuhkan sejumlah anggota unit Wolf Pack pimpinan Akers. Namun kejutan terbesar justru datang dari nasib Eleven.

Dalam upaya menghentikan eksploitasi kekuatannya dan menutup Upside Down sepenuhnya, El tampak mengorbankan diri. Ledakan besar yang dirancang untuk menutup celah dimensi membuatnya menghilang, memunculkan keyakinan bahwa Eleven telah tewas.

Meski begitu dan setelah para penonton menangis karena El, akhir Stranger Things tidak sepenuhnya menutup pintu harapan. Mike Wheeler mengemukakan teori lain setelah mendengar gangguan aneh dari pengeras suara saat acara kelulusan. Ia menduga bahwa sebelum Kali meninggal, dirinya dan Eleven telah menyusun rencana.

Kali diduga menggunakan kekuatannya untuk menciptakan ilusi kematian Eleven, agar El bisa lepas dari kejaran militer dan hidup tanpa bayang-bayang masa lalu.

Petunjuk lain muncul di adegan terakhir, ketika Eleven terlihat berada di lokasi tiga air terjun yang pernah dijanjikan Mike akan mereka kunjungi jika berhasil selamat. Kemudian pertanyaan besar pun muncul, dan saat ini sudah menjadi perdebatan para penggemar.

Stranger Things Season 5
Stranger Things Season 5 yang tayang di Netflix. [Foto: Netflix]

Apakah itu benar-benar kenyataan, atau hanya gambaran tentang awal baru yang diharapkan, serial ini sengaja membiarkannya terbuka. Hal ini diduga sengaja dilakukan oleh kreator Stranger Things, si kembar The Duffer Brothers untuk didiskusikan oleh para penonton, yang memiliki keyakinan masing-masing terkait apakah El meninggal, atau selamat dan melarikan diri.

Menurut Sobat Holopis, El selamat atau tidak?

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU