KRI Balaputradewa-322 Diluncurkan, Bukti Lompatan Teknologi Pertahanan RI

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTATNI AL melakukan Shipnaming dan launching Kapal Frigate Merah Putih ke-1 (FMP#1) yang diberi nama KRI Balaputradewa-322 di Dermaga Semenanjung Barat, PT PAL Indonesia, Surabaya, Kamis kemarin. KRI Balaputradewa-322 dinilai mencerminkan kemajuan teknologi nasional

Sesi launching itu dihadiri Inspektur Jenderal Angkatan Laut (Irjenal) Laksamana Madya TNI Achmad Wibisono mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali. Selain itu, ada Wakil Menteri Pertahanan RI Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan yang mewakili Menhan RI Jenderal TNI (Purn.) (Hor) Sjafrie Sjamsoeddin.

Wamenhan RI Donny Ermawan menyampaikan pesan dari Menhan Sjafrie bahwa KRI Balaputradewa memiliki peran penting sebagai elemen baru yang perkuat struktur pertahanan laut. Dia bilang KRI Balaputradewa lebih dari sekadar platform tempur.

Menurut dia, kapal itu mencerminkan kemajuan teknologi nasional sekaligus menegaskan bahwa RI mampu membangun kekuatan pertahanannya secara mandiri. Dia menjelaskan kapal itu sudah melalui proses perancangan dan konstruksi yang melibatkan para insinyur serta teknisi terbaik dalam negeri.

“Kapal ini menjadi bukti nyata kapasitas industri pertahanan Indonesia dalam menghasilkan alutsista modern, mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri. Dan, memperkokoh postur TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan pertahanan maritim,” kata Donny, dalam keterangannya dikutip pada Jumat, (19/12/2025).

Dia bilang kapal itu juga bukan sekadar kapal perang biasa. Namun, bukti nyata bahwa putra-putri Indonesia mampu melakukan lompatan teknologi yang signifikan.

“Kapal ini adalah yang pertama dari dua unit yang dipesan oleh Kementerian Pertahanan RI untuk memperkuat armada TNI Angkatan Laut kita,” ujar Donny.

Pun, dia menuturkan kegiatan Shipnaming & Launching Kapal Frigate Merah Putih saat ini merupakan salah satu milestone strategis dalam proyek pembangunan kapal perang tercanggih di kawasan ASEAN. Proyek itu sepenuhnya dikerjakan oleh galangan nasional, PT PAL Indonesia.

Dalam keterangan Dinas Penerangan (Dispen) TNI AL, kapal yang diberi nama ‘Balaputradewa’ itu merupakan kapal jenis Frigate pertama dari dua unit pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk memperkuat Alutsista TNI AL. Nama itu diambil dari Maharaja Sriwijaya yang membawa nusantara ke puncak kejayaan maritim abad ke-9.

Menurut Dispen TNI AL, filosofi itu selaras dengan fungsi kapal ini sebagai garda terdepan pelindung kedaulatan laut.

“Lahir dari tangan putra-putri bangsa melalui integrasi industri pertahanan dalam negeri, Balaputradewa adalah bukti nyata lompatan teknologi nasional,” demikian keterangan Dispen TNI AL.

Dispen TNI AL menyampaikan kapal memiliki panjang 140 meter dirancang sesuai standar Naval Rules. Berat kapal memiliki bobot 6.626 ton dengan kecepatan maksimum 28 knot dan jangkauan operasional hingga 9.000 Nautical Mile (NM).

“Kapal ini disiapkan sebagai platform tempur strategis guna mengemban misi tempur lengkap (Multi-Mission): Anti Air Warfare, Anti Surface Warfare dan Anti Submarine Warfare,” lanjut keterangan Dispen TNI AL.

TNI AL menuturkan dengan persenjataan dan sensor mutakhir yang terintegrasi, Balaputradewa siap jadi perisai utama pertahanan laut. Selain itu, menjaga setiap jengkal kedaulatan NKRI dari segala ancaman.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dani Yoga
Dani Yoga
Tim Redaksi :

BACA LAINNYA