Kemkomdigi Tindak 300 Lowongan Kerja Fiktif yang Menjerat PMI

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Menteri Komunikasi d an Digital (Kemkomdigi), Meutya Hafid tegaskan saat ini ruang digital menjadi pintu utama pencarian kerja.

Celah ini dimanfaakan oleh oknum penipu untuk menjerat mangsa para pencari lowongan kerja melalui platfrom digital, khususnya Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Negara harus hadir dalam pelindungan PMI agar mereka tidak merasa berjalan sendiri, tapi didampingi sistem yang melindungi, memberdayakan, dan menyuarakan aspirasinya,” kata Meutya dalam sebagaimana yang dikutip Holopis.com dalam siaran pers.

Sepanjang Januari hingga pertengahan Desember 2025 pemerintah telah menindaklanjuti lebih dari 300 lowongan pekerjaan fiktif dan sejumlah praktik illegal yang menyasar PMI.

Maka dari itu Kemkomdigi bekerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia (KP2MI) untuk menjegat para penipu kerja online yang kerap menjerat calon PMI.

“Kita lakukan dengan lebih cepat dan lebih masif lagi untuk melakukan takedown terhadap konten-konten yang menipu, mengeksploitasi, dan menyesatkan para pekerja migran kita,” tutur Meutya Hafid.

Meutya mengatakan pencegahan penipuan sejak awal menjaga penghasilan PMI tetap sampai ke keluarga dan berdampak langsung pada ekonomi nasional.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Aisha Balqis Salsabila
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Aisha Balqis Salsabila, Muhammad Ibnu Idris
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU