HOLOPIS.COM, JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) mulai mengintensifkan pengawasan terpadu di lima wilayah kota administrasi menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Pengawasan yang berlangsung selama 15–19 Desember 2025 tersebut difokuskan pada peredaran produk makanan dan minuman, termasuk barang pokok dan barang penting, parsel atau bingkisan, serta Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya (UTTP). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan produk sekaligus melindungi hak konsumen.
Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menyatakan bahwa pengawasan terpadu ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada konsumen, khususnya menjelang periode meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, kami memastikan seluruh produk makanan dan minuman yang beredar aman dikonsumsi, tidak melewati masa kedaluwarsa, dan konsumen mendapatkan haknya,” ujar Ratu, seperti yang dikutip Holopis.com dalam siaran pers.
Selain keamanan pangan, Pemprov DKI Jakarta juga menaruh perhatian pada keakuratan alat timbang yang digunakan pelaku usaha. Hal ini bertujuan mencegah potensi kerugian bagi masyarakat serta menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi barang pokok.
“Kami juga memastikan akurasi timbangan agar tidak ada kerugian yang dialami masyarakat, sekaligus menjamin stok kebutuhan pokok dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar,” jelasnya.
Ratu menambahkan, pengawasan terpadu ini menyasar sejumlah superstore dan pasar ritel besar di masing-masing wilayah kota administrasi. Lokasi yang menjadi sasaran meliputi Jakarta Selatan di GrandLucky Superstore SCBD, Jakarta Pusat di Hero Gondangdia, Jakarta Timur di Hari-Hari Buaran, Jakarta Utara di Market City Pluit Karang, serta Jakarta Barat di The FoodHall Lippo Mall Puri.
Melalui kolaborasi antara Dinas PPKUKM dan seluruh instansi terkait, Pemprov DKI Jakarta berharap masyarakat dapat merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan rasa aman dan nyaman.
“Dengan pengawasan ini, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas, keamanan, maupun ketersediaan stok pangan yang dikonsumsi selama Nataru,” pungkas Ratu.

