Gollum, Owa Muda Yang Kini Gapai Kembali Kebebasannya

0 Shares

Dia mulai duduk di tempat yang lebih tinggi dan menjadi lebih sensitif terhadap suara keeper yang datang. Dia belajar menikmati pemandangan dari balik jaring seperti owa liar yang sedang mengamati hutan.

Pulau itu dikelilingi sungai buatan yang didesain menyerupai hutan alami seperti pohon hidup, kanopi rapat, dan ruang luas untuk bergerak bebas. Di sini, owa belajar membentuk kelompok, menjaga wilayah, mengenali sumber pakan alami, serta mengasah kemampuan bertahan hidup.

Pulau pra-pelepasliaran itu dibangun sangat cepat, demi kembalinya Gollum ke hutan. CAN bahkan mengerahkan seluruh sumber dayanya untuk mempercepat pembangunan pulau itu.

“Kerja siang malam (membangun pulau buatan) karena proses rehabilitasi tidak boleh tertunda, harus berkesinambungan,” ujar Paulinus.

Di tempat ini, Gollum akan belajar sesuatu yang paling penting yakni percaya pada dirinya sendiri sebagai owa. Pulau itu bukan hutan rimba yang sesungguhnya, tapi ia adalah pintu gerbang. Setiap lompatan di sana adalah langkah menuju kebebasan.

Setiap seruan pagi adalah latihan untuk memanggil dunia yang telah lama hilang dari hidupnya. Setiap interaksi dengan owa lain adalah latihan membangun keterikatan sosial yang akan ia bawa ke alam liar.

- Advertisement -

Gollum memang belum dilepasliarkan ke hutan. Masih ada tahap yang harus ia jalani. Namun perjalanan panjang dari kandang ayam menuju pulau pra-rilis sudah menunjukkan sesuatu yang penting, bahwa satu owa yang pernah kehilangan segalanya sebagai satwa liar masih bisa pulih ketika diberi kesempatan, waktu, dan perawatan yang benar.

“Akhir bulan ini adalah jadwal Gollum masuk pulau buatan. Dan rencananya Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang akan melepaskan ke pulau sebagai bukti bahwa kerja konservasi tidak pernah sia-sia. Satu individu pulih, satu harapan untuk hutan kembali tumbuh,” kata Paulinus.

Terpisah, Kepala BKSDA Kaltim M Ari Wibawanto menyebut pemulihan Gollum sebagai bukti bahwa proses penyelamatan satwa berjalan sebagaimana mestinya. BKSDA Kaltim bersama mitra seperti CAN adalah wujud dari aksi kolaborasi menyelamatkan satwa.

“Kami menerima owa itu dalam kondisi memprihatinkan. Setelah diamankan, langsung dibawa ke PPS Long Sam. Melihat kondisinya sekarang, ini keberhasilan rehabilitasi,” ujarnya.

Namun dia juga menekankan bahwa keberhasilan seperti ini bukan kebetulan. Di banyak wilayah Indonesia, BKSDA dan mitra bekerja dalam rantai panjang penyelamatan satwa. Tidak hanya memberi pengobatan, tetapi menyiapkan satwa menghadapi hidup yang sesungguhnya di hutan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Rizkia Danun
Ronalds Petrus Gerson
Rizkia Danun, Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU