Dia bergerak seperti mengulang kebiasaan yang terbentuk dari ketidaknyamanan kronis. Dan yang paling terasa janggal, dia tidak bersuara. Owa lazimnya mengisi pagi dengan vokalisasi panjang, sebuah lagu yang menggetarkan kanopi. Namun Gollum hanya diam.
Di ruang karantina Long Sam, Gollum menghabiskan waktu hari ke hari dengan pemantauan ketat. Setiap obat, setiap porsi makanan, setiap langkah kecil semuanya dicatat. Tim dokter dan keeper bekerja mengikuti ritme pemulihan yang perlahan tapi pasti.
Nutrisi ditingkatkan bertahap. Suplemen diberikan. Kulitnya dirawat setiap hari untuk membantu mengatasi penebalan. Lingkungan dibuat aman namun tetap menantang, agar tubuhnya bergerak sedikit demi sedikit. Fokus utama taham awal rehabilitasi hanya memastikan Gollum sehat dan tidak kurus.
Pada minggu keempat, perubahan kecil muncul. Rambut mulai tumbuh seperti titik-titik baru yang menyebar pelan melewati kulit kusamnya. Nafsu makan meningkat. Gerakan kepala yang berulang-ulang mulai berkurang.

Tidak panjang, tidak lantang, tapi ada. Suara lirih yang terdengar canggung, seakan pita suaranya pun tidak percaya bahwa dia masih bisa dipakai.
“Setelah 4 bulan akhirnya pagi itu Gollum bersuara juga, melakukan vokalisasi pagi seperti owa pada umumnya, itu tanda mentalnya sudah mulai pulih,” ucapnya mengulas senyum.
Perawatan fisik berjalan baik. Kulitnya mulai halus di banyak bagian. Keropeng masih ada, tapi semakin menipis. Skor tubuhnya naik. Dia makan lebih banyak dan mulai memilih buah kesukaannya.
Namun rehabilitasi owa tidak berhenti di tubuh yang sehat. Owa adalah satwa monogami dan sangat teritorial. Mereka perlu ruang, hubungan sosial, dan pola perilaku liar untuk bisa kembali ke hutan. Di sinilah tahap rehabilitasi perilaku dimulai.
Gollum dipindahkan ke kandang hutan yang lebih luas, dengan struktur pohon buatan dan ruang vertikal untuk memicu insting brachiation yaitu gerakan meluncur dari cabang ke cabang.
Pada masa awal, dia masih ragu memindahkan seluruh beban tubuhnya pada lengan panjangnya. Tetapi seiring waktu, lengan itu kembali ingat caranya bekerja.


